Bantuan Meugang dari Presiden Sudah Masuk, Sapi Belum Dibeli: 19 Daerah di Aceh Masih Tunggu Juknis

19 pemerintah daerah di Aceh belum merealisasikan pembelian sapi meugang bantuan Presiden karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemendagri. (Foto: Ist)

Aceh Utara, Infoaceh.net — Uang bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk pembelian sapi meugang di Aceh senilai Rp72,75 miliar telah diterima 19 pemerintah kabupaten/kota terdampak bencana dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.

Namun hingga kini, pemerintah daerah belum dapat merealisasikan pembelian sapi meugang karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri.

Setiap desa menerima Rp50 juta untuk membeli satu ekor sapi.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembelian 1.455 ekor sapi guna menyambut tradisi meugang menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi.

Keterlambatan petunjuk teknis membuat pemerintah daerah bersikap hati-hati agar penggunaan anggaran tetap sesuai aturan.

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayahwa membenarkan dana bantuan telah masuk ke kas daerah.

Kabupaten Aceh Utara menjadi penerima alokasi terbesar, yakni Rp19,550 miliar untuk pembelian 391 ekor sapi.

“Kami berterima kasih atas atensi Presiden RI Prabowo Subianto untuk rakyat Aceh Utara. Untuk teknis pembagian kami masih menunggu petunjuk detailnya. Lebih cepat lebih baik agar bisa segera dieksekusi penggunaan uang tersebut,” ujar Ayahwa didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Aceh Utara, Nazar Hidayat, Kamis (12/2/2026).

Selain Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang menerima Rp10,550 miliar untuk pembelian 210 sapi. Kabupaten Aceh Tengah memperoleh lebih dari Rp8,050 miliar untuk 161 sapi, sementara Aceh Timur mendapat Rp7,550 miliar untuk 151 sapi, Pidie Jaya Rp4,9 miliar untuk 98 ekor sapi dan Bener Meriah Rp4,550 untuk 91 ekor sapi.

Alokasi terkecil diterima Kabupaten Simeulue sebesar Rp250 juta untuk pembelian lima ekor sapi serta Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Selatan masing-masing Rp500 juta untuk 10 ekor sapi.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengapresiasi perhatian Presiden terhadap masyarakat di daerahnya. Ia menegaskan pemerintah kabupaten siap segera merealisasikan bantuan tersebut setelah petunjuk teknis diterbitkan.

“Ini bukti dukungan presiden untuk rakyat daerah bencana. Jika sudah ada petunjuk teknis penggunaan, segera kita lakukan sesuai aturannya,” kata Iskandar.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kota Lhokseumawe, Teguh Heriyanto. Ia mengatakan hingga sore hari pihaknya belum menerima juknis dari pemerintah pusat.

“Jika sudah kami terima, segera kita laksanakan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap petunjuk teknis segera diterbitkan agar proses pembelian dan distribusi sapi meugang dapat dilakukan tepat waktu sebelum Ramadan.

Tradisi meugang sendiri merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh, yakni mengonsumsi daging sehari sebelum Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Tradisi ini telah berlangsung sejak masa Kerajaan Aceh Darussalam, ketika raja membagikan daging kepada rakyat sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian sosial.