Prof Rita Novita Raih Gelar Guru Besar di Usia 38 Tahun, Jadi Inspirasi Generasi Muda Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net – Dosen Pendidikan Matematika sekaligus Wakil Rektor I Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh Prof Dr Rita Novita MPd resmi ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang kepakaran Pendidikan Matematika, khususnya Pembelajaran Bilangan dan Aljabar.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 1952/M/KPT.KP/2026.
Prof Rita Novita mulai menjabat sebagai Guru Besar terhitung sejak 1 Januari 2026 pada usia 38 tahun, menjadikannya salah satu profesor termuda di Aceh.
Dalam keterangannya, Prof Rita menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah dan kepercayaan ini. Jabatan fungsional Profesor bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berinovasi dalam pengembangan pembelajaran matematika, khususnya pada aspek bilangan dan aljabar.
Saya berharap kontribusi ini dapat memperkuat kualitas pendidikan matematika di Indonesia dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya,” ujar Prof Rita, Sabtu (14/2).
Ia menyampaikan terima kasih kepada rektor dan seluruh civitas akademika UBBG, serta keluarga tercinta atas bimbingan dan dukungan yang diberikan selama ini.
Rektor UBBG, Prof Dr Lili Kasmini SSi MSi turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Prof Rita meraih jabatan Guru Besar di usia muda merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan dedikasi, integritas dan komitmen dalam pengembangan ilmu Pendidikan Matematika.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Prof Dr Rita Novita MPd yang berhasil meraih jabatan fungsional Guru Besar di usia yang relatif muda. Ini merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan dedikasi, integritas, dan komitmen beliau dalam pengembangan ilmu Pendidikan Matematika. Semoga capaian ini semakin menguatkan reputasi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul dan produktif dalam melahirkan akademisi berprestasi,” ujarnya.
Prof Lili berharap pencapaian tersebut dapat menginspirasi generasi muda di Aceh untuk terus mengejar impian di dunia pendidikan.
Ia menilai peluang lahirnya lebih banyak guru besar di lingkungan UBBG maupun perguruan tinggi lain semakin terbuka, karena generasi muda memiliki energi besar untuk berkarya dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
Dengan bertambahnya Guru Besar di UBBG, kapasitas akademik institusi diharapkan semakin kuat dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi serta mendorong lahirnya berbagai inovasi pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat.