Sebut Ijazah Jokowi “Palsu Tingkat Ekstrem”, Forum Purnawirawan TNI Dukung Gugatan Refly Harun Cs

Laksamana Pertama TNI (Purn) Moeryono Aladin menyatakan niatnya untuk menuntut Refly Harun serta kelompok Roy Suryo, Rismon, dan Tifa karena beredarnya kabar bahwa mereka mengalami 'masuk angin' dalam kasus tuduhan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

 Jakarta,Infoaceh.net – Laksamana Pertama TNI (Purn) Moeryono Aladin menyatakan niatnya untuk menuntut Refly Harun serta kelompok Roy Suryo, Rismon, dan Tifa karena beredarnya kabar bahwa mereka mengalami ‘masuk angin’ dalam kasus tuduhan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Moeryono hadir dalam konferensi pers bersama Roy Suryo dan kawan-kawan untuk menyampaikan dukungan penuh dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI terhadap upaya tersebut.

Ia menegaskan bahwa kedatangannya sebenarnya untuk menuntut pihak-pihak yang menyebarkan isu penyerahan diri tersebut.

Menurut Moeryono, dirinya dan rekan-rekan purnawirawan TNI sama sekali tidak mempercayai kabar bahwa Roy Suryo serta timnya mengalami ‘masuk angin’ atau menyerah.

Ia menilai integritas Refly Harun maupun Roy Suryo Cs sangat tinggi sebagai pejuang kebenaran yang konsisten.

Moeryono meyakini bahwa ijazah Presiden Joko Widodo bukan sekadar palsu dalam tingkat tinggi, melainkan hingga tingkat yang ekstrem.

Keyakinannya tersebut didasarkan pada hasil penelitian panjang yang dilakukan oleh tiga peneliti yang disebutnya sebagai pejuang kebenaran.

Ia menyayangkan sikap Joko Widodo yang tidak mau mengakui kebenaran tersebut serta meminta maaf secara terbuka.

Menurutnya, pengakuan dan permintaan maaf bisa menjadi jalan penyelesaian tanpa harus membuat seluruh rakyat Indonesia merasa tertipu dan kehilangan akal sehat.

Moeryono menilai munculnya delapan versi ijazah berbeda menandakan bahwa kedaulatan hukum telah dirampas oleh penguasa pada era kepemimpinan Joko Widodo yang dikendalikan oligarki.

Ia menegaskan bahwa di balik semua itu pasti ada kekuatan oligarki yang berperan besar.

Moeryono optimistis bahwa Refly Harun serta Roy Suryo Cs tidak akan menyerah dan terus melanjutkan perjuangan.

Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyatakan dukungan penuh hingga terbukti secara jelas kepada masyarakat bahwa ijazah tersebut memang palsu.

Ia menyebutkan bahwa forum tersebut telah mengajukan gugatan citizen lawsuit yang ditandatangani oleh sejumlah jenderal dari berbagai matra TNI.

Sebanyak 17 anggota forum yang terdiri dari jenderal, laksamana, dan marsekal telah menandatangani gugatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan yang dipimpin Refly Harun.

Laksamana Pertama TNI (Purn) Moeryono Aladin merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang aktif dalam berbagai pergerakan Politik nasional.

Ia dikenal sebagai juru bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang pernah mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui surat resmi kepada MPR, DPR, dan DPD pada Juni 2025.

Moeryono juga turut serta dalam deklarasi akbar Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, pada 10 Februari 2026.

Deklarasi tersebut dihadiri oleh sejumlah mantan perwira tinggi seperti Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, serta Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

Gerakan itu menyatakan kondisi darurat kedaulatan akibat pengaruh oligarki yang semakin kuat sejak era Joko Widodo dan menuntut koreksi total dari pemerintahan saat ini.