Mendagri Tinjau Pembangunan Jembatan Kutablang Bireuen, Target Rampung Juli 2026

Bireuen, Infoaceh.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera meninjau langsung pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (21/2/2026).

Jembatan tersebut sebelumnya sempat terputus akibat bencana dan hanya dapat dilalui melalui jembatan sementara (bailey).
Kini, pemerintah tengah membangun jembatan permanen sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur di Aceh.

“Kita sekarang ada di tepi sungai, di Krueng Tingkeum, di Jembatan Kutablang. Ini pembangunannya sudah berjalan 18 persen,” ujar Tito dalam keterangannya.

Ia menyampaikan, pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026. Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan menjadi kabar baik bagi masyarakat Aceh karena akan memperlancar mobilitas warga serta menjadi jalur strategis penghubung Medan–Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Tito menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beserta jajaran yang dinilai bekerja cepat dalam menangani pembangunan infrastruktur pascabencana.

“Ini pasukan dari Menteri PU, Mas Dody, luar biasa bekerja. Terima kasih banyak. Mudah-mudahan cepat selesai, insya Allah,” ujarnya.

Peninjauan tersebut turut didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal.

 

Memasuki hari ketiga kunjungan kerja di Aceh, Tito bersama Wagub Aceh terus memastikan penanganan pengungsi dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana berjalan optimal.

Rangkaian kegiatan di Lhokseumawe diawali dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman, yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh dan Wali Kota Lhokseumawe sebagai simbol sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Selanjutnya, rombongan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen serta menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan infrastruktur dan sosial.

Rombongan kemudian bergerak ke Kabupaten Pidie Jaya. Bersama Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Mendagri dan Wagub Aceh meninjau area persawahan yang sempat tertimbun akibat banjir hidrometeorologi beberapa bulan lalu.

Di wilayah tersebut juga diserahkan bantuan bagi pengungsi dari Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Menutup rangkaian kegiatan, Mendagri dan Wagub Aceh melaksanakan buka puasa bersama masyarakat di Gedung Area MTQ Pidie Jaya, dilanjutkan dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat pemulihan bersama di Bulan Suci Ramadan.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh untuk memastikan penanganan pengungsi serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.