USK Wisuda 1.683 Lulusan, Rektor Tekankan Empati dan Peran Nyata untuk Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net – Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali meluluskan sebanyak 1.683 wisudawan pada periode November 2025 – Januari 2026 dalam prosesi wisuda ke-168 yang berlangsung khidmat di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Rabu (25/2/2026).

Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian para lulusan.

Ia menegaskan gelar akademik bukanlah sekadar simbol keberhasilan pribadi, melainkan amanah besar untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan daerah.

“Gelar yang saudara sandang hari ini adalah tanggung jawab moral dan intelektual. Ilmu pengetahuan harus menghadirkan solusi serta empati di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Prof. Marwan di hadapan para wisudawan dan keluarga.

Dalam pidatonya, Rektor USK turut menyinggung kondisi Aceh yang baru-baru ini dilanda banjir akibat Siklon Senyar.

Ia menekankan perguruan tinggi tidak boleh abai terhadap situasi sosial dan kemanusiaan di sekitarnya.

USK, kata dia, telah membuktikan komitmennya melalui sejumlah terobosan dan langkah konkret.

Di antaranya kebijakan afirmatif berupa keringanan hingga beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi 3.706 mahasiswa yang terdampak bencana.

Selain itu, kampus yang dikenal sebagai “Jantong Hatee Rakyat Aceh” tersebut juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Rumah Amal Masjid Jamik, menghadirkan layanan kesehatan primer, serta melakukan pembersihan sanitasi di wilayah terdampak.

Tidak hanya itu, sebanyak 719 mahasiswa diterjunkan dalam program KKN Tematik Kebencanaan dan 1.050 mahasiswa mengikuti program “Mahasiswa Berdampak” di berbagai lokasi terdampak bencana.

“Langkah ini adalah cerminan bagi wisudawan bahwa ilmu pengetahuan haruslah menghadirkan manfaat dan empati bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Ratusan Lulusan Raih Cum Laude

Pada periode wisuda ke-168 ini, USK juga mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 434 wisudawan berhasil meraih predikat pujian (Cum Laude), menunjukkan kualitas akademik yang semakin kompetitif.

Eksistensi USK di level internasional pun semakin menguat dengan kelulusan mahasiswa asal Gambia, Kebba Nyang, dari Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu.

Hal ini menjadi bukti bahwa USK terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang terbuka dan berdaya saing global.

Hingga saat ini, total alumni USK telah mencapai 172.240 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Menutup prosesi wisuda, Rektor mengingatkan para lulusan agar tetap optimis dan adaptif menghadapi era transformasi digital serta perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Menurutnya, dunia kerja masa kini tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga kreativitas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta integritas moral yang kuat.

“Ilmu yang saudara miliki akan menemukan maknanya ketika memberikan manfaat bagi sesama. Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional,” pungkas Prof. Marwan.

Dengan semangat tersebut, 1.683 lulusan USK diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan solusi di tengah berbagai tantangan zaman, sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun global.