Sidak di Banda Aceh Jelang Lebaran, Pertamina Periksa Takaran BBM-LPG

Banda Aceh, Infoaceh.net — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPTD Metrologi Legal melaksanakan pengawasan terpadu terhadap kualitas dan ketepatan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU serta tabung LPG 3 kilogram di sejumlah titik di Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipatif selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah guna memastikan perlindungan konsumen serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap distribusi energi.

Pengawasan dilakukan di SPBU 14.232.485 Simpang Jam dan SPBU 13.232.413 Lhong Raya.

Selain itu, pengecekan juga menyasar Pangkalan LPG 3 Kg Berkat Alam Jaya di Lhong Cut, Banda Raya serta Pangkalan LPG 3 Kg Beusarie Niaga di Suka Ramai, Baiturrahman.

Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh Fikri ST menyampaikan, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh alat ukur dan takaran BBM dalam kondisi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pengawasan dan pengamatan terhadap SPBU di wilayah Kota Banda Aceh selama Ramadan dan menjelang Idulfitri berjalan dengan hasil yang sangat baik. Berdasarkan pengecekan bersama Pertamina dan Metrologi Legal, seluruh SPBU yang diperiksa dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Perdagangan,” ujarnya, Kamis (26/2).

Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan di sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram, ukuran takaran dan timbangan juga dinyatakan sesuai standar.

Ia menjelaskan, berat tabung kosong berada pada kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan dalam kondisi terisi berada di kisaran 8 kilogram, dengan tetap memperhatikan batas toleransi yang diperbolehkan sesuai regulasi.

“Pendistribusian LPG 3 kilogram di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya selama ini berjalan dengan baik dan dinilai memuaskan, baik dari sisi kuota maupun harga yang ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung,” jelasnya.

Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG, kondisi stok energi di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya masih berada dalam kategori relatif aman.

“Kami berharap ketersediaan ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri dan tetap stabil pada periode selanjutnya,” tambahnya.

Sementara Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori menegaskan Pertamina terus melakukan monitoring rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk tetap terjaga.

“Kami memastikan setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat sesuai standar mutu dan takaran yang ditetapkan. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pengawasan kami tingkatkan agar distribusi tetap lancar dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi,” ungkapnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi metrologi merupakan bentuk transparansi dan komitmen perlindungan konsumen.

“Pertamina berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, serta ketersediaan energi bagi masyarakat. Pengawasan bersama ini menjadi upaya nyata dalam memastikan pelayanan yang andal dan terpercaya,” ujarnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan energi di wilayah Banda Aceh dalam kondisi aman dan terus dipantau secara berkala.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.