EXSIS Ramadhan USK 2026: Destinasi Berburu Takjil dan Inovasi Kreatif Mahasiswa

Banda Aceh, Infoaceh.net — Geliat ekonomi kreatif mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) resmi dimulai. Hari pertama pelaksanaan EXSIS Ramadhan USK 2026 langsung diserbu ribuan pengunjung yang memadati kawasan Jalan Tgk Chik Di Lamnyong, tepat di samping Lapangan Gelanggang USK Banda Aceh.Sejak ba’da Ashar, lokasi ini berubah menjadi pusat interaksi sosial dan ekonomi, di mana warga berburu aneka takjil, kuliner kekinian, hingga produk kreatif hasil inovasi mahasiswa dan alumni muda.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 Ramadhan 1447 Hijriah ini kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit masyarakat Banda Aceh selama bulan suci.

Panitia telah menyiagakan skema pengaturan area yang ketat untuk memastikan sirkulasi pengunjung dan kendaraan tetap lancar, serta menjaga kebersihan lingkungan di tengah lonjakan antusiasme pembeli.

Ketua Panitia EXSIS Ramadhan USK 2026, Khoirul Amri SE ME menyebut kesuksesan hari pertama ini adalah buah dari persiapan yang matang.

Berbeda dengan pasar Ramadhan pada umumnya, seluruh tenant di EXSIS telah melalui proses kurasi yang rigid.

“Hari pertama ini membuktikan bahwa EXSIS Ramadhan bukan hanya tentang keramaian, tetapi juga kualitas. Kami memastikan produk yang dipasarkan relevan, pelaku usahanya siap secara operasional, dan memiliki strategi branding yang berkelanjutan. Kami ingin pengunjung mendapatkan jaminan pelayanan dan kualitas produk yang terstandar,” jelas Khoirul, Jum’at (27/2).

Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof Dr Ir Rahmat Fadhil MSc menilai momentum ini sebagai “laboratorium bisnis” yang konkret. Menurutnya, dinamika pasar Ramadhan yang unik seperti lonjakan permintaan dalam waktu singkat dan kompetisi yang intens adalah ruang belajar yang tidak bisa didapatkan di ruang kelas.

“Di sini mahasiswa dan alumni muda menguji ketangguhan produk dan mental mereka. Mereka belajar membaca perilaku konsumen secara langsung. Ini adalah proses pembentukan ekosistem wirausaha yang nyata,” ujar Prof. Rahmat.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Dr Mustanir MSc mengapresiasi kepercayaan publik yang begitu tinggi.

Ia menegaskan fokus utama USK bukan sekadar pada profit, melainkan pada pembentukan karakter.

“Ini adalah proses pembentukan karakter wirausaha yang tangguh. Mahasiswa dilatih disiplin, menjaga kualitas layanan, dan mengasah kemampuan problem solving di situasi lapangan yang dinamis,” ungkap Prof Mustanir.

Hingga penutupan nanti, EXSIS Ramadhan diproyeksikan akan terus menjadi etalase kreativitas dan inkubator bisnis bagi generasi muda Aceh.

Panitia terus mengimbau seluruh tenant dan pengunjung untuk tetap menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan demi kenyamanan bersama selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.