Pertamina Minta Warga Aceh Tak Percaya Pesan Berantai Soal Kelangkaan BBM

BANDA ACEH, Infoaceh.net – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meminta masyarakat di wilayah Aceh agar tidak mempercayai pesan berantai yang beredar melalui aplikasi percakapan dan media sosial terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Pesan yang beredar tersebut mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan bahkan membeli BBM menggunakan jeriken karena disebutkan stok BBM akan langka dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Pertamina menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak berasal dari sumber resmi perusahaan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM di wilayah Aceh berada dalam kondisi aman.

“Informasi yang beredar melalui pesan berantai tersebut tidak benar. Saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM di wilayah Aceh serta wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman dan terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, Pertamina secara rutin memastikan distribusi BBM ke berbagai wilayah berjalan lancar, termasuk ke sejumlah daerah di Aceh.

Distribusi tersebut dilakukan melalui jalur darat maupun jalur laut sesuai dengan pola suplai yang telah ditetapkan.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang justru dapat memicu antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Menurutnya, fenomena kepanikan yang muncul di tengah masyarakat sering kali dipicu oleh informasi yang tidak terverifikasi yang beredar secara cepat melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

“Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan fakta,” katanya.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan apabila ingin mengetahui kondisi distribusi maupun ketersediaan BBM di wilayah masing-masing.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya dan tetap menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan.