Pasar 1001 Malam Hadir di Banda Aceh, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Ramadan

Banda Aceh, Infoaceh.net – Pasar 1001 Malam hadir di Kota Banda Aceh mulai Rabu (11/3/2026) hingga Jum’at mendatang.

Kegiatan bernuansa Ramadan ini berlangsung di sisi selatan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh tepatnya di eks lahan Hotel Atjeh.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) RI bersama Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan sejumlah pihak lainnya.

Rangkaian acara meliputi bazaar dan expo kuliner serta kerajinan, panggung talenta dai cilik, klinik kesehatan gratis, hingga Klinik UMKM Bangkit yang memberikan pendampingan legalitas usaha bagi pelaku UMKM.

Pembukaan Pasar 1001 Malam ditandai penabuhan bedug oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja Sama Husnan, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Leontinus Alpha Edison menyebut Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi wadah aksi kemanusiaan.

“Aspek kemanusiaan merupakan bagian integral dari strategi pemberdayaan yang dijalankan Kemenko PM. Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, program ini juga berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan aset pemerintah dan BUMN yang sebelumnya tidak produktif menjadi ruang kreatif yang terjangkau bagi masyarakat.

Sementara Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pasar 1001 Malam menjadi ruang pemberdayaan bagi masyarakat sekaligus peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

“Pasar ini bukan sekadar ruang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang harapan bagi pelaku usaha kecil serta ruang kolaborasi berbagai pihak dalam menguatkan ekonomi rakyat,” kata Illiza.

Ia menyebutkan, hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 47.640 pelaku UMKM di Kota Banda Aceh. Angka tersebut menunjukkan peran besar UMKM sebagai tulang punggung perekonomian kota.

Karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk memperkuat UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang.

Illiza juga mengajak masyarakat terus mendukung produk UMKM lokal serta menjaga suasana Ramadan yang penuh keberkahan, ketertiban, dan kebersamaan.

Dalam rangkaian kegiatan Pasar 1001 Malam, Kemenko PM juga akan menyerahkan bantuan pangan olahan siap saji bagi penyintas banjir, melakukan serah terima 103 unit hunian sementara (huntara) hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serta menyalurkan 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.