MTsN 1 Banda Aceh Santuni 72 Anak Yatim dan Kurang Mampu Jelang Idul Fitri

Banda Aceh, Infoaceh.net — Keluarga Besar MTsN 1 Model Banda Aceh kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyantuni puluhan anak yatim, piatu dan siswa dari keluarga kurang mampu dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di halaman sekolah, kawasan Jalan Pocut Baren, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, pada Jum’at (13/3/2026) sore atau bertepatan dengan 23 Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan penuh kebersamaan tersebut, sebanyak 72 anak yatim, piatu dan siswa kurang mampu yang merupakan bagian dari keluarga besar MTsN 1 Model Banda Aceh menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Acara tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan singkat, penyerahan santunan kepada para siswa, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta berbuka puasa bersama seluruh keluarga besar madrasah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri kepala sekolah, puluhan guru, para siswa, serta Komite MTsN 1 Model Banda Aceh yang bersama-sama merasakan suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh, Dr Hj Ummiyani SAg MPd menyampaikan kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial terhadap sesama.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat menumbuhkan nilai empati, kepedulian dan solidaritas di lingkungan madrasah.
“Alhamdulillah pada tahun ini keluarga besar MTsN 1 Model Banda Aceh kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan menyantuni 72 anak yatim, piatu, dan siswa kurang mampu yang merupakan bagian dari keluarga besar sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan,” ujar Dr Ummiyani.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan moral bagi para siswa agar terbiasa membantu sesama dan menumbuhkan rasa empati terhadap orang-orang yang membutuhkan.
Lebih lanjut ia menambahkan, pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter siswa agar memiliki akhlak mulia dan jiwa sosial yang tinggi.
“Melalui kegiatan seperti ini kita ingin menanamkan kepada para siswa bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Ketua panitia kegiatan, Drs H Said Badruthaman, mengungkapkan bahwa santunan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan partisipasi berbagai pihak, terutama para wali murid dan dewan guru yang turut memberikan sumbangan.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan sosial tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami dari panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para wali murid, dewan guru, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan sumbangan. Berkat kebersamaan dan kepedulian tersebut, santunan kepada 72 anak yatim dari keluarga besar MTsN 1 Banda Aceh dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan santunan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi kepada para siswa, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar sekolah kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan moral.
Wakil Kepala Bidang Humas MTsN 1 Banda Aceh, Zahri SIAN MAP menambahkan momentum Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan masyarakat.
Selain sebagai kegiatan sosial, santunan kepada anak yatim juga memiliki nilai edukatif yang penting dalam dunia pendidikan.
Melalui kegiatan berbagi, para siswa diajarkan untuk memahami bahwa masih banyak orang yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Nilai empati dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Ketika siswa diajak untuk terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini, mereka belajar untuk menghargai kehidupan, bersyukur atas apa yang dimiliki, serta terbiasa berbagi kepada sesama.
Dalam ajaran Islam, menyantuni anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena dapat mempererat hubungan sosial serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.
Momentum bulan Ramadan sering dimanfaatkan berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada kaum dhuafa dan anak yatim.
Dengan adanya kegiatan santunan tersebut, diharapkan para siswa yang menerima bantuan dapat merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memberikan motivasi kepada mereka untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Acara buka puasa bersama tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa yang diikuti oleh seluruh peserta kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Kegiatan tahunan ini menjadi bukti bahwa MTsN 1 Model Banda Aceh sebagai madrasah unggulan nasional bidang riset, tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga aktif menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada generasi muda.