Gerakan “Satu Masjid Satu Jurnalis” Digelorakan di Banda Aceh dan Aceh Besar

Banda Aceh, Infoaceh.net – Gerakan Satu Masjid Satu Jurnalis mulai digelorakan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar melalui pelaksanaan Kursus Singkat Jurnalis Masjid (Kursimas) II yang digelar di Masjid Al Ikhlas Pusjar LAN Aceh, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut diikuti sedikitnya 30 peserta yang merupakan perwakilan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dari berbagai masjid di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Kursimas II menghadirkan narasumber dari kalangan pegiat masjid sekaligus redaktur senior Tabloid Gema Baiturrahman, Sayed Muhammad Husen. Dalam kesempatan itu, ia berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait teknik dasar jurnalistik masjid, mulai dari cara menulis berita kegiatan masjid hingga pentingnya dokumentasi kegiatan keagamaan secara sistematis.
Inisiator sekaligus Koordinator BKM Masjid Aceh, Ridha Yunawardi, dalam rilisnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan tahun kedua setelah sebelumnya digelar di Masjid Baitul Maghfirah, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan perdana jumlah peserta masih sangat terbatas, yakni kurang dari sepuluh orang. Namun pada tahun ini, antusiasme peserta meningkat cukup signifikan.
“Alhamdulillah, berkat komunikasi dan kolaborasi BKM masjid di seputaran ibu kota Provinsi Aceh, antusiasme peserta pada Kursimas kali ini meningkat signifikan,” ujar Ridha yang juga menjabat Sekretaris Umum BKPRMI Aceh.
Sementara itu, Sayed Muhammad Husen yang bertindak sebagai pemateri menjelaskan bahwa Kursimas II digelar dengan semangat untuk melahirkan konsep satu masjid satu jurnalis. Melalui konsep tersebut diharapkan setiap aktivitas masjid dapat terdokumentasi dan dipublikasikan secara lebih luas kepada masyarakat.
Menurutnya, selama ini banyak kegiatan positif di masjid yang belum terdokumentasi dengan baik, padahal aktivitas tersebut memiliki nilai dakwah dan edukasi yang besar bagi umat.
“Walaupun berlangsung singkat, Kursimas ini kita harapkan mampu melahirkan jurnalis masjid yang andal di Banda Aceh dan Aceh Besar. Selama ini kita baru sebatas pendataan tata laksana shalat Jumat secara rutin. Ke depan saatnya ditingkatkan menjadi jurnalisme khatib news yang dipublikasikan setiap Jumat,” ungkap Sayed.
Ia juga berharap para peserta dapat menjadi penggerak literasi dan dokumentasi kegiatan masjid di lingkungan masing-masing, sehingga masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat informasi dan dakwah bagi masyarakat.
Kegiatan Kursimas II ditutup dengan pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah serta sesi foto bersama antara peserta dan panitia.