Polda Aceh Dirikan 61 Pos Pengamanan Mudik Lebaran, 3.279 Personel Disiagakan

Banda Aceh, Infoaceh.net — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat selama arus mudik dan perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, memastikan kesiapan pengamanan tersebut dengan meninjau langsung sejumlah pos pengamanan (Pos Pam) mudik Lebaran yang didirikan di berbagai titik strategis di wilayah Aceh.

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana agar mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melakukan perjalanan pulang kampung menjelang Lebaran.

“Saat ini Polda Aceh bersama Polres jajaran dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat Seulawah 2026. Untuk mendukung operasi tersebut, telah didirikan sebanyak 61 pos pam di seluruh wilayah Aceh yang terdiri dari 34 Pos Pengamanan, 23 Pos Pelayanan, dan 4 Pos Terpadu,” ujar Kapolda Aceh dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Selain memastikan kesiapan personel, Kapolda juga menegaskan bahwa keberadaan pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Pos tersebut tidak hanya digunakan untuk pengamanan, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan, informasi perjalanan, tempat beristirahat, hingga layanan darurat selama perjalanan.

Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda Aceh juga melibatkan sebanyak 3.279 personel yang terdiri dari personel Polda Aceh, Polres jajaran, serta dukungan dari berbagai instansi terkait.

“Sebanyak 3.279 personel diterjunkan dalam Operasi Ketupat ini. Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan mudik aman dan keluarga bahagia bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, lulusan Akabri 1991 itu menjelaskan bahwa petugas di lapangan akan melakukan pengamanan dan pelayanan pada sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa libur Idulfitri.

Adapun sasaran pengamanan meliputi terminal, masjid atau tempat ibadah, pelabuhan, pusat perbelanjaan, bandara, objek wisata, hingga berbagai pusat keramaian lainnya.

Kapolda berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan nyaman. Kehadiran personel di pos-pos pengamanan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri bersama keluarga.