Kemenag Siapkan 190 Masjid Ramah Pemudik di Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net — Kementerian Agama (Kemenag) RI menyiapkan sebanyak 190 masjid ramah pemudik di berbagai wilayah Aceh untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Program Masjid Ramah Pemudik tersebut resmi diluncurkan melalui kegiatan kickoff di Masjid Baitul Huda Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Senin (16/3/2026).
Program ini bertujuan menghadirkan layanan masjid yang lebih ramah, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi jalur-jalur utama di Aceh.
Masjid Baitul Huda Blang Malu dipilih langsung oleh Nasaruddin Umar sebagai lokasi peluncuran program. Pemilihan masjid tersebut juga berkaitan dengan kunjungan Menteri Agama ke Aceh beberapa waktu lalu saat terjadi musibah banjir bandang.
Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Faisal Ali Hasyim, mengatakan masjid memiliki peran strategis dalam melayani masyarakat.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi pusat aktivitas sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Melihat kondisi masjid ini, seharusnya masjid-masjid lain di Aceh bisa mencontoh,” kata Faisal.
Menurutnya, pengelolaan dan pelayanan masjid perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.
Ia berharap Masjid Baitul Huda Blang Malu dapat menjadi pionir dalam mengembangkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat.
Faisal menambahkan, untuk membantu masyarakat yang sedang bermudik, masjid dapat mengoptimalkan penyediaan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat mandi, area istirahat, serta fasilitas pengisian daya telepon seluler sehingga pemudik merasa lebih nyaman saat singgah di masjid.
“Masjid harus mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Kakanwil Kemenag Aceh Azhari mengatakan masjid-masjid tersebut akan melayani masyarakat selama 24 jam pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri saat melakukan perjalanan mudik. Jika merasa lelah, Kemenag telah menyiapkan 190 masjid yang siap melayani selama 24 jam pada fase arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Aceh,” ujar Azhari.
Ia menjelaskan, masjid-masjid ramah pemudik tersebut tersebar di sepanjang jalur utama mudik di Aceh dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan jarak jauh.
Kick off program Masjid Ramah Pemudik turut dihadiri Wakil Bupati Pidie, perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh, para Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, Kapolsek Mutiara Timur, serta para penyuluh agama di Kabupaten Pidie