Bulog Aceh Salurkan 16.385 Ton Beras dan 3,2 Juta Liter Minyakita untuk Warga

Aceh Besar, Infoaceh.net – Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat untuk alokasi Februari–Maret 2026.
Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan di tengah masyarakat.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan, menyampaikan total beras yang disalurkan mencapai 16.385 ton didistribusikan secara bertahap ke seluruh kabupaten/kota di Aceh.
Selain itu, Bulog juga menyalurkan minyak goreng Minyakita sebanyak 3.277.120 liter.
“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Aceh,” ujar Ihsan, Rabu (18/3).
Ia juga memastikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan mencukupi.
Bulog Aceh, lanjutnya, terus memperkuat stok melalui penyerapan gabah kering panen dari petani lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan.
Peluncuran penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Gampong Lampuuk, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil, Kepala Dinas Pangan Aceh Surya Rayendra, serta sejumlah pejabat terkait.
Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri menegaskan bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Pemerintah terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut di Aceh Besar menyasar 62.118 penerima manfaat. Pada penyaluran simbolis di Gampong Lampuuk, bantuan diberikan kepada 32 keluarga dengan total 640 kilogram beras dan 128 liter minyak goreng.
Syukri juga menambahkan bahwa program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menekan kenaikan harga bahan pokok, terutama menjelang Idulfitri.
“Tahun ini bantuan tidak hanya beras, tetapi juga minyak goreng. Ini bagian dari upaya pengendalian inflasi,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah dan mulai memanfaatkan potensi lahan yang tersedia.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam dan memenuhi kebutuhan sendiri,” imbaunya.
Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, mengatakan bantuan pangan ini juga diiringi dengan upaya mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
“Kami mendorong gerakan menanam di pekarangan rumah seperti cabai, bawang, dan sayuran agar kebutuhan tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah turut melakukan intervensi melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah guna menjaga stabilitas harga menjelang Idulfitri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi, Camat Kuta Baro Zahrul Bawadi, serta unsur terkait lainnya.