Gen Z Mualem Nilai Penunjukan Sunnyl Iqbal sebagai Komut PGE Bentuk Kepercayaan pada Anak Muda

Banda Aceh, Infoaceh.net – Ketua Gen Z Mualem, Muyashir Asriyan Haikal, menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, dalam menunjuk anaknya Sunnyl Iqbal sebagai Komisaris Utama PT Pema Global Energi (PGE).
Muyashir menilai keputusan tersebut sebagai bentuk nyata kepercayaan terhadap generasi muda untuk terlibat langsung dalam sektor strategis daerah, khususnya energi.
“Kami melihat ini sebagai bentuk kepercayaan kepada generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan Aceh, terutama di sektor energi yang sangat penting ke depan,” ujar Muyashir, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pelibatan anak muda dalam posisi strategis perlu terus didorong, selama tetap mengedepankan profesionalitas, integritas dan tanggung jawab.
Ia berharap amanah yang diberikan kepada Sunnyl Iqbal dapat dijalankan secara maksimal serta mampu meningkatkan kinerja perusahaan secara transparan dan berdampak pada pendapatan daerah.
“Kami berharap amanah ini dijalankan dengan baik, penuh integritas, serta mampu mendorong kinerja perusahaan yang lebih transparan dan memberi kontribusi nyata bagi Aceh,” katanya.
Terkait beragam respons publik, terutama di media sosial, Muyashir menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang wajar.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang biasa. Kami memahami adanya perhatian publik terhadap keputusan ini, namun kami percaya setiap kebijakan tentu melalui pertimbangan yang matang,” ujarnya.
Ia juga menilai, di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf, terdapat keberanian dalam mendorong regenerasi kepemimpinan di berbagai sektor penting.
“Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi baru dalam pengelolaan sektor strategis di Aceh,” tambahnya.
Muyashir pun mengajak semua pihak untuk memberikan ruang dan waktu bagi pembuktian kinerja, sembari tetap melakukan pengawasan secara konstruktif.
“Kinerja yang akan menjadi tolok ukur utama. Kita optimistis langkah ini bisa membawa energi baru bagi PGE dan berdampak bagi pembangunan Aceh,” pungkasnya.