Pertamina Sumbagut Minta Masyarakat Tak Boros BBM

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Di tengah lonjakan kebutuhan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sistem distribusi BBM dan LPG sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak konsumtif dalam penggunaan energi.

Penguatan distribusi dilakukan dengan mengandalkan berbagai moda transportasi, mulai dari mobil tangki sebagai tulang punggung penyaluran hingga optimalisasi Rail Tank Wagon (RTW) untuk distribusi darat dalam skala besar, terutama di Sumatera Utara.

Moda kereta ini mampu mengangkut hingga sekitar 884 kiloliter BBM dalam satu perjalanan, sehingga dinilai lebih efisien dan mampu menekan potensi keterlambatan distribusi.

Tak hanya itu, jalur laut juga menjadi andalan melalui penggunaan kapal tanker untuk menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang sulit diakses jalur darat.

Skema multimoda ini disebut sebagai strategi adaptif menghadapi tantangan geografis di wilayah Sumbagut yang luas dan beragam.

Namun di balik penguatan distribusi tersebut, Pertamina menilai keberlanjutan pasokan energi tidak hanya bergantung pada sistem logistik, tetapi juga pada perilaku konsumsi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa penggunaan energi secara bijak menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan.

“Distribusi terus kami optimalkan agar menjangkau seluruh wilayah. Namun di sisi lain, kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan energi sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, agar ketersediaannya tetap terjaga,” ujarnya, Senin (30/3).

Menurutnya, tanpa kesadaran publik, peningkatan kapasitas distribusi tidak akan cukup untuk mengimbangi lonjakan konsumsi, terutama pada periode tertentu seperti musim mudik dan hari besar.

Dengan sistem distribusi yang semakin terintegrasi, Pertamina memastikan kondisi stok BBM dan LPG di wilayah Sumbagut tetap aman.

Meski demikian, perusahaan menekankan bahwa ketahanan energi bukan hanya tanggung jawab penyedia, melainkan juga pengguna.

Komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga pasokan energi akan terus dibarengi dengan edukasi publik, guna mendorong pola konsumsi yang lebih hemat dan berkelanjutan.