Mukarramah Terpilih Aklamasi Nahkodai BKOW Aceh 2026–2031

Banda Aceh, Infoaceh.net — Mukarramah, istri Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah, terpilih sebagai Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Aceh periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI BKOW Aceh yang berlangsung di aula Rumah Dinas Wagub Aceh Banda Aceh, Jum’at (3/4/2026).
Penetapan Mukarramah dilakukan secara bulat setelah seluruh peserta Musda menyatakan dukungan penuh terhadap satu-satunya kandidat yang diajukan.
Keputusan aklamasi ini menandai kepercayaan besar organisasi-organisasi wanita di Aceh terhadap kepemimpinan Mukarramah untuk lima tahun ke depan.
Musda XI BKOW Aceh turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang akrab disapa Dek Fad.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan para pengurus serta anggota BKOW yang dinilainya menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan perempuan di Aceh.
“Kami kagum melihat semangat ibu-ibu dalam melaksanakan Musda ini. Kami berharap seluruh organisasi wanita tetap kompak dan harmonis, sebagaimana semangat yang tercermin dalam Mars BKOW. Ke depan, pertahankan kekuatan ini agar perempuan Aceh semakin maju,” ujar Fadhlullah.
Ketua Panitia Pelaksana Ismaniar dalam laporannya menyampaikan Musda yang digelar setiap lima tahun sekali ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan (LPJK), penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga perumusan program kerja dan pemilihan ketua umum baru. Musda kali ini diikuti 39 organisasi wanita aktif di Aceh.
Sementara Ketua Umum BKOW Aceh periode 2021–2026, Kasumi Sulaiman, mengulas perjalanan panjang BKOW sejak berdiri pada tahun 1956.
Ia menegaskan pentingnya peran BKOW sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
“BKOW harus terus menjadi jembatan antara organisasi wanita dan pemerintah, serta mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi perempuan Aceh,” ujarnya.
Rangkaian Musda berlangsung tertib dan lancar, diawali dengan sidang pleno yang membahas agenda acara dan tata tertib, hingga penetapan pimpinan sidang tetap.
Sidang dipimpin perwakilan berbagai organisasi wanita, mencerminkan semangat kolektif dan inklusif dalam pengambilan keputusan.
Pada puncak acara, Kasumi Sulaiman selaku ketua demisioner secara simbolis menyerahkan pataka organisasi kepada Mukarramah Fadhlullah sebagai tanda estafet kepemimpinan.
Mukarramah juga ditetapkan sebagai Ketua Formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan baru BKOW Aceh, yang melibatkan perwakilan dari berbagai organisasi wanita.
Dengan terpilihnya Mukarramah secara aklamasi, diharapkan BKOW Aceh semakin solid dan mampu memainkan peran strategis dalam memperkuat posisi perempuan, baik dalam pembangunan sosial, ekonomi maupun politik di Aceh.