Krue Seumangat, Perpustakaan BI Aceh Pulihkan Semangat dan Keceriaan Anak-anak Pidie Jaya

Pidie Jaya, Infoaceh.net – Upaya pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan sosial, terutama bagi anak-anak.
Hal inilah yang mendorong Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh melalui Perpustakaan BI Aceh menghadirkan kegiatan bertajuk “Krue Seumangat” di SDN 2 Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 121 siswa ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Taman Baca Masyarakat Provinsi Aceh sebagai bagian dari dukungan pemulihan bagi anak-anak terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
“Krue Seumangat” yang dalam bahasa Aceh berarti “tetap semangat”, dirancang sebagai program dukungan psikososial dengan pendekatan edukatif dan rekreatif.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk kembali menemukan kegembiraan dalam belajar sekaligus membangun kembali rasa percaya diri yang sempat terganggu akibat situasi bencana.
Sejak pagi, suasana di lingkungan sekolah tampak berbeda. Tawa dan keceriaan anak-anak memenuhi ruang kelas dan halaman sekolah.
Berbagai kegiatan menarik disuguhkan, mulai dari sesi membaca nyaring, mendongeng interaktif, permainan edukatif, hingga aktivitas kreatif yang mendorong imajinasi dan ekspresi diri siswa.
Tidak hanya itu, para siswa juga diperkenalkan dengan peran dan tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Materi disampaikan secara ringan dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh anak-anak, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia ekonomi dan literasi keuangan sejak dini.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif berpartisipasi, menjawab pertanyaan, hingga terlibat dalam permainan kelompok yang melatih kerja sama dan keberanian tampil di depan teman-temannya.
Momen ini menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk kembali merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian penting dari proses pemulihan mental dan sosial anak-anak.
Dukungan psikososial melalui pendekatan seperti ini dinilai efektif dalam membantu anak-anak mengatasi trauma, mengembalikan rasa aman, serta membangun kembali semangat belajar mereka.
Perpustakaan BI Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak di daerah terdampak bencana.
Melalui sinergi dengan berbagai komunitas literasi, program-program edukatif dan rekreatif akan terus digelar guna memperkuat budaya literasi sekaligus menciptakan ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak di Aceh, sehingga semakin banyak anak-anak yang mendapatkan dukungan untuk bangkit, belajar dan kembali tersenyum.