Hiace Hantam Truk CPO di Rigaih Aceh Jaya: Tiga Tewas, Tujuh Terluka

Calang, Infoaceh.net – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Jalan Nasional Banda Aceh–Meulaboh, tepatnya di kawasan Rigaih, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Ahad (12/4/2026) sekitar pukul 00.20 WIB.

Insiden ini melibatkan mobil penumpang jenis Toyota Hiace bernomor polisi BL 7134 N dengan sebuah truk pengangkut crude palm oil (CPO).

Tabrakan keras tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Hiace yang dikemudikan oleh T. Fahrul Rozi sedang dalam perjalanan dari Meulaboh menuju Banda Aceh dengan membawa 10 orang penumpang termasuk sopir.

Namun, saat melintas di kawasan Rigaih, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga menghantam truk di depannya.

Laporan kecelakaan pertama kali diterima dari warga setempat yang kemudian menghubungi layanan darurat.

Tim PSC 119 Aceh Jaya bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 00.24 WIB dan tiba sekitar pukul 00.30 WIB.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap para korban. Proses penyelamatan turut dibantu ambulans dari Puskesmas Lageun guna mempercepat penanganan medis.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke RSUD Teuku Umar Aceh Jaya.

Korban luka terdiri dari berbagai kondisi, mulai dari luka ringan hingga luka berat. Beberapa di antaranya mengalami cedera serius pada bagian tubuh seperti paha, wajah, lengan, dan punggung.

Sementara itu, tiga korban yang meninggal dunia diketahui berasal dari Kabupaten Nagan Raya.

Proses evakuasi berlangsung selama lebih kurang satu jam hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Respons cepat tim gabungan dinilai sangat membantu dalam penanganan korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan olah tempat kejadian perkara (TKP) masih terus dilakukan.

Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan bagi para pengguna jalan di lintas barat selatan Aceh agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari dengan kondisi jalan yang minim penerangan.