Alfhat Ghifari Terpilih sebagai Ketua DPM USK

Banda Aceh, Infoaceh.net — Muhammad Alfhat Ghifari resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) periode 2026/2027 dalam pemilihan yang berlangsung demokratis pada Ahad, 12 April 2026.

Dalam hasil akhir pemungutan suara, Alfhat unggul dengan perolehan 26 suara, mengalahkan pesaingnya Lutfi Mubarak yang memperoleh 19 suara.

Penetapan hasil pemilihan diumumkan pada pukul 18.45 WIB, menandai berakhirnya proses kontestasi yang berlangsung dinamis dan partisipatif.

Pemilihan ini menjadi cerminan kuatnya iklim demokrasi di lingkungan kampus Universitas Syiah Kuala, di mana mahasiswa terlibat aktif dalam menentukan arah kepemimpinan lembaga legislatif mahasiswa tersebut.

Antusiasme peserta dan pemilih menunjukkan meningkatnya kesadaran politik mahasiswa terhadap pentingnya peran DPM sebagai representasi aspirasi.

Terpilihnya Alfhat Ghifari diharapkan membawa angin segar bagi penguatan fungsi DPM USK, tidak hanya sebagai lembaga formal, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di tingkat kampus.

Sosoknya dinilai mampu merangkul berbagai elemen mahasiswa dan menjembatani beragam kepentingan yang ada.

Dalam pernyataannya usai penetapan, Alfhat menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Saya ingin DPM USK menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa USK, tempat aspirasi didengar dan diperjuangkan secara nyata,” ujarnya.

Alfhat yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh menekankan pentingnya persatuan pasca pemilihan.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk mereka yang sebelumnya berbeda pilihan, untuk kembali bersatu demi kemajuan bersama.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun setelah ini, saatnya kita bersatu. Saya mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama membangun DPM USK yang lebih progresif, responsif, dan berdampak,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi dan optimisme yang diusung, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas.