FISIP USK Resmi Buka Prodi Hubungan Internasional, Siap Cetak Diplomat Muda dari Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK) resmi membuka Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) sebagai langkah strategis menjawab tantangan global sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul di bidang diplomasi dan hubungan internasional.

Prodi HI ini dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kehadirannya diharapkan menjadi pilar baru dalam memperkuat kapasitas akademik FISIP USK di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dekan FISIP USK, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum, menyebut pembukaan Prodi Hubungan Internasional sebagai tonggak penting dalam pengembangan institusi.

Menurutnya, langkah ini sekaligus mempertegas posisi FISIP USK di tingkat nasional maupun internasional.

“Pembukaan Prodi ini merupakan bagian dari visi besar FISIP USK untuk menjadi pusat unggulan dalam kajian sosial dan politik yang berorientasi global,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, kehadiran Prodi HI diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan akademik maupun dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat peran Indonesia di kancah global.

Mahdi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung proses pendirian prodi tersebut, termasuk Rektor USK, Prof Dr Mirza Tabrani, serta seluruh civitas akademika dan tim penyusun.

Sementara Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP USK, Dr Effendi Hasan, menegaskan bahwa pembukaan Prodi HI merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan global.

“Prodi ini kami hadirkan untuk mempersiapkan generasi muda, khususnya dari Aceh, agar mampu bersaing di tingkat internasional serta memiliki kompetensi di bidang diplomasi, negosiasi, dan analisis isu global,” jelasnya.

Dari sisi kurikulum, Prodi Hubungan Internasional FISIP USK dirancang adaptif dan berbasis kebutuhan global.

Materi pembelajaran mencakup politik internasional, ekonomi global, diplomasi, hingga isu strategis seperti keamanan internasional dan perubahan iklim.

Secara mutu akademik, prodi ini telah mengantongi status “Terakreditasi Sementara” dari LAMSPAK berdasarkan SK Nomor: 39/AK.03.02/2025, berlaku sejak 6 Maret 2025 hingga 6 Maret 2030.

Untuk angkatan perdana, FISIP USK menargetkan sekitar 80 mahasiswa. Selain itu, telah disiapkan tiga dosen tetap (home base) dengan latar belakang keilmuan Hubungan Internasional guna menunjang operasional prodi.

Ke depan, lulusan Prodi HI diharapkan mampu berkarier sebagai diplomat maupun profesional di berbagai bidang internasional, sekaligus berkontribusi dalam memperluas jejaring global bagi Aceh.

FISIP USK juga mengajak para calon mahasiswa untuk memanfaatkan peluang ini sebagai langkah awal meniti karier di tingkat internasional dan membawa nama baik daerah serta Indonesia di panggung dunia.