Feri Amsari Sebut Target Swasembada Pangan Pemerintah Tak Masuk Akal

Jakarta | Infoaceh.net — Pakar hukum tata negara, Feri Amsari, melontarkan kritik tajam terhadap wacana percepatan swasembada pangan nasional yang belakangan digaungkan pemerintah.Dalam diskusi publik bertema “Urgensi Kebebasan Sipil untuk Masa Depan Demokrasi Indonesia” yang digelar PP PRIMA DMI di Kedai Aceh Bang Johny, Sabtu (2/5/2026), Feri menilai target swasembada pangan dalam waktu singkat sulit diwujudkan karena Indonesia masih bergantung pada impor sejumlah komoditas utama.
“Mustahil swasembada pangan terjadi dalam waktu cepat. Indonesia masih impor beras, bawang putih dan berbagai kebutuhan pangan lainnya dari negara lain,” kata Feri Amsari.
Menurutnya, pemerintah harus realistis melihat kondisi produksi pangan nasional, distribusi, hingga ketergantungan impor yang masih tinggi.
Feri bahkan menyinggung data Kementerian Pertanian yang menargetkan kemandirian atau swasembada pangan baru tercapai pada tahun 2029.
“Kalau target Kementan saja 2029, lalu sekarang mau dipercepat dari empat tahun menjadi satu tahun, itu tidak mungkin terjadi,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar isu swasembada pangan tidak hanya dijadikan slogan politik tanpa kesiapan nyata di lapangan, mulai dari sektor produksi, infrastruktur pertanian, hingga kesejahteraan petani.
Pernyataan Feri itu langsung memantik perhatian peserta diskusi yang dihadiri mahasiswa, akademisi, aktivis, dan masyarakat sipil.