2.352 Jamaah Haji Aceh Sudah Tiba di Arab Saudi, 6 Tertunda Berangkat

Banda Aceh, Infoaceh.net – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan perkembangan terbaru pemberangkatan jamaah calon haji asal Aceh tahun 1447 H / 2026 M.Hingga Senin (11/5), tercatat sebanyak 2.352 jamaah telah tiba dengan selamat di Tanah Suci, Arab Saudi.

​Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal menyampaikan bahwa total kuota jamaah haji Aceh tahun ini berjumlah 5.426 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju tanah suci.

​”Sampai hari ini, jamaah yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 2.352 orang yang terbagi dalam enam kloter, mulai dari kloter satu hingga kloter enam,” ujar Arijal dalam keterangan pers di Media Center Haji Aceh, Senin (11/5).

​Arijal yang didampingi Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh Darwin, menjelaskan, jamaah kloter pertama saat ini masih berada di Madinah. Sesuai jadwal, mereka akan segera bergerak menuju Mekkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan rangkaian ibadah selanjutnya.

​”Insya Allah, hari Kamis depan jamaah kloter satu sudah mulai bergerak dari Madinah menuju Mekkah,” tambahnya.

​Berdasarkan data terkini, persebaran jamaah haji Aceh adalah sebagai berikut:

​Di Madinah: 393 jamaah.

​Di Makkah: 1.959 jamaah.

​Di Asrama Haji (Banda Aceh): 393 jamaah (siap diberangkatkan).

​Terkait kondisi jamaah, PPIH mencatat terdapat 6 jamaah yang statusnya open seat atau tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan.

Rinciannya adalah 3 orang dari kloter enam, 2 orang dari kloter dua dan 1 orang dari kloter tiga.

Para jamaah ini akan diberangkatkan segera setelah kondisi fisik mereka dinyatakan laik terbang oleh tim medis.

​Menutup keterangannya, Arijal mengimbau kepada masyarakat dan keluarga jamaah untuk memberikan ruang yang cukup bagi para calon jamaah yang sedang berada di Asrama Haji Banda Aceh.

​”Kami memohon kepada seluruh masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk bertemu atau bercengkerama terlalu lama dengan jamaah di asrama. Para jamaah sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup sebelum menempuh perjalanan jauh menuju Arab Saudi,” pungkasnya.