Prof Mirza Tabrani Pilih Akademisi Muda Jadi Wakil Rektor USK 2026–2031

Banda Aceh, Infoaceh.net — Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Mirza Tabrani, Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA dijadwalkan melantik empat Wakil Rektor (Warek) baru periode masa jabatan 2026–2031 pada Rabu sore, 13 Mei 2026, di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, Banda Aceh.
Empat pejabat yang akan mengisi jajaran pimpinan universitas tersebut masing-masing adalah:
1. Prof Dr Heru Fahlevi SE MSc Ak CA sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik.
2. Dr Fairuzzabadi SE MSc sebagai Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Keuangan.
3. Dr Rina Suryani Oktari SKep MSi FRSPH sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan.
4. Dr Ir Ramzi Adriman ST MSc IPM ASEAN Eng APEC Eng. sebagai Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis.
Susunan pimpinan baru ini dinilai menandai arah kepemimpinan baru di bawah Prof. Mirza Tabrani yang memberi ruang lebih besar kepada figur-figur akademisi muda dan produktif untuk memperkuat tata kelola kampus dalam lima tahun mendatang.
Menariknya, komposisi empat wakil rektor baru tersebut berasal dari latar fakultas yang berbeda.
Dua di antaranya merupakan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yakni Prof Dr Heru Fahlevi dan Dr Fairuzzabadi.
Sementara satu figur berasal dari Fakultas Kedokteran, yakni Dr Rina Suryani Oktari, serta satu lainnya dari Fakultas Teknik, yakni Dr Ir Ramzi Adriman.
Pelantikan ini juga menjadi momentum penghormatan kepada jajaran wakil rektor periode 2022–2026 atas dedikasi mereka dalam pengembangan USK. Mereka adalah:
Prof Dr Ir Agussabti MSi IPU ASEAN Eng selaku Wakil Rektor Bidang Akademik.
Prof Dr Marwan SSi MSi sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan.
Prof Dr Mustanir MSc selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan.
Prof Dr Ir Taufiq Saidi MEng IPU sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis.
Pelantikan diperkirakan akan dihadiri unsur pimpinan universitas, sivitas akademika, alumni, serta sejumlah mitra strategis kampus.
Langkah Prof. Mirza menunjuk figur-figur baru ini dinilai menjadi sinyal kuat regenerasi kepemimpinan di kampus “Jantong Hatee Rakyat Aceh” tersebut.