Kapolda Aceh Lanjutkan Kunker ke Simeulue dan Subulussalam

Subulussalam, Infoaceh.net — Setelah melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah kembali melanjutkan agenda kerja ke wilayah kepulauan dan perbatasan, yakni Kabupaten Simeulue dan Kota Subulussalam, pada Kamis–Jumat (14–15/5/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan, sarat nuansa kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara kepolisian dengan pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di Kabupaten Simeulue, kedatangan Kapolda Aceh bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh disambut langsung oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran Polres Simeulue di Bandara Lasikin, Kecamatan Teupah Tengah, Kamis (14/5/2026) sekira pukul 15.30 WIB.

Kabupaten Simeulue yang berada di tengah Samudera Hindia dan terpisah dari daratan utama Pulau Sumatera menjadi salah satu wilayah strategis dalam agenda kunjungan kerja Kapolda Aceh.

Selain mempererat koordinasi lintas sektor, kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan pelayanan keamanan di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang cukup berat.

Turut menyambut kedatangan rombongan Kapolda Aceh antara lain Bupati Simeulue M. Nasrun Mikaris, Sekda Simeulue Asludin, Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H Rahimin, Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, Dandim 0115/Simeulue Letkol Amr Qomarus Zaman, Danlanal Simeulue Letkol Laut (P) Wisnu Pryangga, unsur Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri Sinabang.

Dalam rombongan Kapolda Aceh turut hadir Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Dirpolairud Polda Aceh Brigjen Pol Wahyu Priatmaka, Karo SDM Polda Aceh Kombes Pol Ricky Purnama Kertapati, Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki Ali Basyah, beserta pengurus Bhayangkari.

Usai prosesi penyambutan di bandara, rombongan melanjutkan kegiatan ke Pendopo Bupati Simeulue untuk agenda ramah tamah dan peusijuk bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Sekira pukul 16.40 WIB, Kapolda Aceh kemudian bergerak menuju Mapolres Simeulue dan disambut personel di Joglo Polres Simeulue.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy memaparkan laporan satuan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kondisi wilayah, serta dinamika pelaksanaan tugas kepolisian di daerah kepulauan itu.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh memberikan apresiasi terhadap dedikasi personel yang bertugas di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi dan tantangan geografis. Ia mengingatkan agar kondisi tersebut tidak menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Wilayah kepulauan seperti Simeulue memiliki tantangan tersendiri karena terpisah dari daratan utama Aceh. Namun saya berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tetap jaga soliditas, loyalitas, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda Aceh.

Ia juga mengungkapkan bahwa Polda Aceh sebelumnya telah memberikan dukungan sarana operasional bagi Polres Simeulue berupa 15 unit kendaraan roda dua dan lima unit kendaraan roda empat guna menunjang mobilitas personel dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah kepulauan.

Kegiatan di Polres Simeulue berakhir sekira pukul 18.00 WIB.

Sehari berselang, Jumat (15/5/2026), Kapolda Aceh melanjutkan kunjungan kerja ke wilayah barat-selatan Aceh, tepatnya ke Polres Subulussalam.

Kedatangan Kapolda Aceh bersama rombongan PJU Polda Aceh disambut langsung oleh Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf beserta jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Subulussalam, dan unsur kepolisian setempat.

Penyambutan berlangsung meriah dengan nuansa adat melalui pengalungan syal, pemberian buket bunga, jajar kehormatan, serta penampilan tarian Dampeng sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan.

Dalam arahannya kepada personel Polres Subulussalam, Kapolda Aceh menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta pemanfaatan waktu secara produktif. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi pelanggaran etik maupun hukum, termasuk lebih bijak dalam penggunaan media sosial.

Selain itu, Kapolda Aceh memberikan perhatian khusus terhadap ancaman peredaran narkoba di wilayah perbatasan seperti Subulussalam. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian meningkatkan pengawasan serta langkah penindakan terhadap jaringan narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius.

“Kami berharap seluruh personel terus semangat dalam melaksanakan tugas, menjauhi segala bentuk pelanggaran, bijak menggunakan media sosial, serta mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi atas situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Subulussalam yang dinilai tetap aman dan kondusif.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh turut menandatangani prasasti rencana pembangunan lapangan tembak Polres Subulussalam sebagai bentuk dukungan peningkatan sarana dan prasarana kepolisian di daerah.

Kunjungan kerja beruntun ke Simeulue dan Subulussalam ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal Kapolda Aceh menjelang masa purna tugasnya pada 20 Juni 2026.

Selain memastikan kesiapan institusi di daerah, kunjungan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Aceh, termasuk daerah terpencil dan perbatasan.