Terdampak Penutupan Jembatan Kuta Blang, Pertamina Percepat Distribusi BBM ke Bireuen

Bireuen, Infoaceh.net – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis solar, di wilayah Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.
Upaya ini dilakukan menyusul meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.
Pertamina menyebut kondisi tersebut dipengaruhi oleh terganggunya jalur distribusi akibat penutupan sementara Jembatan Kuta Blang yang kini sedang menjalani proses perbaikan.
Dampaknya, armada mobil tangki pengangkut BBM mengalami hambatan dalam proses pengiriman ke sejumlah SPBU di wilayah Bireuen.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan selama masa perbaikan jembatan, kendaraan distribusi BBM harus menyesuaikan waktu operasional dengan jadwal pembukaan akses jembatan.
“Dalam beberapa waktu terakhir distribusi BBM di wilayah Bireuen terdampak oleh penutupan Jembatan Kuta Blang yang sedang dalam proses perbaikan. Kondisi tersebut menyebabkan mobil tangki pengangkut BBM harus menunggu pembukaan akses jembatan pada waktu tertentu sehingga proses pengantaran BBM membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan kondisi normal,” ujar Fahrougi dalam keterangannya, Ahad (17/5/2026).
Menurut Fahrougi, meskipun terdapat tantangan dalam proses distribusi, Pertamina memastikan stok BBM, khususnya solar, tetap tersedia dan terus disalurkan kepada masyarakat.
Untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi, Pertamina telah mengambil langkah percepatan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU di wilayah terdampak.
“Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah melakukan percepatan pengiriman BBM lebih awal ke sejumlah SPBU di wilayah Bireuen guna menjaga ketersediaan stok di lapangan,” katanya.
Ia menegaskan, Pertamina tidak hanya fokus pada percepatan distribusi, namun juga tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan operasional selama proses pengiriman berlangsung.
Seluruh mobil tangki dipastikan tetap beroperasi sesuai standar keselamatan yang berlaku, termasuk memperhatikan kondisi jalur distribusi yang sedang mengalami hambatan.
“Dalam proses distribusi energi, Pertamina tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan operasional, termasuk memastikan mobil tangki beroperasi sesuai prosedur keselamatan serta memperhatikan kondisi jalur distribusi di lapangan. Hal ini dilakukan agar proses penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM dapat kembali berjalan optimal.
Koordinasi dilakukan agar kendala distribusi akibat perbaikan infrastruktur tidak berdampak lebih luas terhadap kebutuhan energi masyarakat.
Di tengah meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina memastikan pasokan BBM di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen, dalam kondisi aman dan terus dijaga agar tetap tersedia.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan, karena pasokan BBM di wilayah Aceh, khususnya Bireuen, terus dijaga agar tetap tersedia dan terdistribusi dengan baik,” tutup Fahrougi.