Kejati Aceh Edukasi Pelajar soal Bullying dan Judi Online di SMAN 1 Idi Rayeuk

Aceh Timur, Infoaceh.net — Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh.

Kegiatan kali ini berlangsung di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (20/5/2026), dengan melibatkan perwakilan siswa-siswi SMA sederajat dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Timur yang diwakili Syaifuddin SPd selaku Kepala Seksi Manajemen Guru, Tenaga Kependidikan dan Mutu Kesiswaan pada Cabang Dinas Pendidikan Aceh Timur.

Dalam sambutannya, Syaifuddin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah yang dinilai sangat penting dalam memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada pelajar.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan hukum.

“Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi para siswa. Tidak semua siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan seperti ini, sehingga diharapkan seluruh peserta dapat menyimak materi dengan sungguh-sungguh dan mengambil ilmu yang disampaikan,” ujar Syaifuddin.

Materi penyuluhan hukum disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis SH. Dalam suasana santai, komunikatif, dan interaktif, Ali memaparkan sejumlah materi penting terkait hukum yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini.

Beberapa topik yang dibahas antara lain pengertian hukum, tugas dan kewenangan jaksa, bahaya bullying di lingkungan sekolah, hingga maraknya praktik judi online yang kini mulai menyasar kalangan pelajar.

Dalam pemaparannya, Ali Rasab Lubis juga mengajak para siswa menjadi generasi muda yang sadar hukum melalui slogan edukatif, “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman.”

Kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti jalannya penyuluhan, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab.

Berbagai pertanyaan muncul dari peserta, mulai dari persoalan hukum yang sering terjadi di lingkungan remaja hingga penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Untuk menambah semangat peserta, narasumber juga beberapa kali memberikan pertanyaan kepada siswa. Peserta yang berhasil menjawab dengan benar mendapat souvenir berupa mug bergambar program Jaksa Masuk Sekolah.

Suasana edukatif yang dikemas secara santai membuat kegiatan berlangsung hidup dan mendapat respons positif dari para peserta.

Melalui program Jaksa Masuk Sekolah ini, Kejati Aceh berharap para pelajar semakin memahami pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari, menjauhi perilaku negatif, serta tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter dan taat hukum.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak sekolah, Cabang Dinas Pendidikan Aceh Timur, tim Kejati Aceh dan seluruh peserta kegiatan.