Seluruh Jamaah Haji Aceh Sudah Berada di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

Banda Aceh, Infoaceh.net – Seluruh jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam 14 kelompok terbang (kloter) saat ini telah berada di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyebut total jamaah haji Aceh yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 5.484 orang, setelah satu calon jamaah asal Kloter 14 kembali mengalami penundaan keberangkatan karena alasan kesehatan.

Arijal, Rabu (20/5/2026), menjelaskan bahwa hingga Selasa (19/5/2026), sebanyak 5.095 jamaah dari Kloter 1 hingga Kloter 13 telah berada di Arab Saudi.

Sementara Kloter 14 berjumlah 390 jamaah, terdiri dari 162 laki-laki dan 228 perempuan.

“Dengan keberangkatan Kloter 14, maka seluruh jamaah haji Aceh musim haji tahun ini telah berada di Mekkah,” ujar Arijal dalam laporan pelepasan Kloter 14 Embarkasi Banda Aceh.

Namun, pada detik-detik akhir keberangkatan, terdapat tambahan satu jamaah yang ditunda keberangkatannya, yakni Saminah Nyomo Santani, asal Kabupaten Bener Meriah, karena dinyatakan tidak laik terbang berdasarkan pertimbangan kesehatan.

Dengan tambahan satu kasus tunda tersebut, maka jumlah calon jamaah haji Aceh yang gagal berangkat tahun ini bertambah menjadi 18 orang.

Sebelumnya, PPIH mencatat terdapat 17 jamaah batal atau tunda berangkat karena meninggal dunia maupun kondisi kesehatan sebelum keberangkatan.

Rinciannya, 5 orang meninggal dunia sebelum masuk asrama haji, 9 orang ditunda karena sakit sebelum masuk asrama, dan 3 jamaah lainnya ditunda setelah masuk asrama.

Akibat adanya tambahan satu jamaah tunda dari Kloter 14, jumlah total jamaah yang berhasil diberangkatkan melalui Embarkasi Aceh mengalami penyesuaian dari semula 5.485 orang menjadi 5.484 orang.

PPIH juga mencatat hingga saat ini masih terdapat tiga jamaah Aceh yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

Dari sisi asal daerah, jamaah haji Aceh terbanyak tahun ini berasal dari Kota Banda Aceh sebanyak 689 jamaah, disusul Kabupaten Pidie 571 jamaah, dan Aceh Besar 542 jamaah.

Sementara jumlah jamaah paling sedikit berasal dari Kabupaten Simeulue dengan 27 jamaah.

Menjelang puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina), PPIH mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah, disiplin mengikuti arahan petugas, serta menghemat tenaga agar dapat menjalankan rangkaian ibadah wajib secara optimal.

Kepada keluarga jamaah di Aceh, PPIH juga meminta dukungan doa agar seluruh proses ibadah haji berjalan lancar dan seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur.