Semburan Gas Disertai Ledakan Gegerkan Warga Aceh Utara, Api Membara di Blang Rubek

Lhoksukon, Infoaceh.net — Warga Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, digegerkan oleh peristiwa ledakan dan kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat (22/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.58 hingga 04.00 WIB.Insiden tersebut diduga dipicu oleh semburan gas bumi yang keluar secara tiba-tiba dari sebuah sumur bor air di dekat area kuburan umum desa setempat.
Peristiwa mengejutkan itu sontak memicu kepanikan warga. Kobaran api yang membumbung tinggi hingga diperkirakan mencapai 10 sampai 30 meter terlihat jelas dari kejauhan, bahkan disebut-sebut dapat disaksikan hingga puluhan kilometer dari lokasi kejadian.
Salah seorang warga setempat, Tarmizi, mengatakan suasana dini hari yang awalnya tenang berubah mencekam ketika terdengar suara ledakan keras disertai getaran tanah yang membuat warga berhamburan keluar rumah.
“Awalnya terdengar suara gemuruh seperti tekanan besar dari dalam tanah, lalu tiba-tiba ada ledakan keras. Api langsung menyembur tinggi ke langit. Warga panik karena takut terjadi ledakan susulan,” ujar Tarmizi yang mengabarkan dari lokasi.
Menurut keterangan warga, sebelum api membesar, sempat terlihat adanya semburan kuat menyerupai gas yang keluar dari area sumur bor air yang berada tidak jauh dari pemakaman umum desa.
Tak lama kemudian, gas tersebut diduga tersulut api hingga menyebabkan kebakaran besar.
Api yang membesar dengan cepat membuat warga memilih menjauh dari lokasi demi keselamatan. Beberapa keluarga bahkan sempat mengungsi sementara ke tempat yang dianggap lebih aman karena khawatir kobaran api meluas atau memicu ledakan lanjutan.
“Kami takut mendekat. Suaranya sangat keras dan tanah terasa bergetar. Anak-anak dan perempuan langsung dibawa menjauh,” kata seorang warga lainnya.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga dari desa tetangga berdatangan untuk melihat langsung fenomena kebakaran tersebut, meski aparat keamanan meminta masyarakat menjaga jarak aman guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Hingga Jumat siang sekitar pukul 11.36 WIB, kobaran api dilaporkan masih terus menyala di lokasi kejadian.
Petugas dari aparat keamanan bersama pemerintah gampong dan warga setempat tampak melakukan pengamanan area untuk mencegah masyarakat mendekat terlalu dekat dengan titik semburan api.
Sejumlah upaya penanganan juga mulai dilakukan sembari menunggu langkah teknis dari instansi terkait yang memiliki kewenangan dalam penanganan sumber gas maupun potensi bahaya bawah tanah.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti munculnya semburan gas tersebut.
Aparat masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan guna memastikan tingkat risiko serta kemungkinan dampak lanjutan.
Belum diketahui secara pasti apakah insiden itu menyebabkan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas di sekitar lokasi. Namun, warga berharap pemerintah daerah dan instansi teknis segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan penanganan serius agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat.
Sebagian warga menduga fenomena tersebut berkaitan dengan kandungan gas alam yang terdapat di wilayah Aceh Utara, mengingat daerah tersebut dikenal memiliki potensi migas cukup besar.
Meski begitu, dugaan tersebut masih perlu pembuktian melalui kajian teknis dan investigasi resmi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat karena selain menimbulkan kepanikan, semburan api yang berlangsung berjam-jam juga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi dampak lingkungan dan keselamatan warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.
Infoaceh.net masih terus menghimpun informasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan, kondisi terkini di lapangan, serta keterangan resmi dari pihak terkait.