PLN Apresiasi Kesabaran Masyarakat Aceh Selama Proses Pemulihan Listrik

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Setelah sempat mengalami gangguan sistem kelistrikan yang berdampak luas di berbagai wilayah, PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh akhirnya berhasil memulihkan pasokan listrik secara penuh di seluruh Aceh. Pemulihan total sistem kelistrikan tersebut rampung pada Ahad (24/5/2026) pukul 20.01 WIB.
Keberhasilan pemulihan ini menjadi kabar melegakan bagi masyarakat Aceh setelah sebelumnya harus menghadapi pemadaman listrik yang mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik, fasilitas kesehatan, pendidikan hingga sektor usaha.
Berdasarkan data PLN UID Aceh, sebanyak 172 penyulang listrik yang terdampak gangguan kini telah kembali beroperasi secara normal.
Selain itu, sebanyak 1.872.882 pelanggan yang sebelumnya mengalami gangguan pasokan listrik juga dipastikan telah kembali menikmati aliran listrik.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap oleh tim PLN di lapangan.
Ia mengatakan, proses normalisasi sistem kelistrikan tidak terlepas dari kerja keras petugas serta dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, seluruh sistem kelistrikan di wilayah Aceh telah berhasil dipulihkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah, TNI/Polri serta doa dan pengertian dari seluruh masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Eddi dalam keterangannya.
Menurutnya, proses pemulihan dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan sistem kembali berjalan aman dan stabil.
PLN, kata dia, tidak hanya mengejar kecepatan pemulihan, tetapi juga memastikan keandalan jaringan guna menghindari potensi gangguan lanjutan.
“Dalam proses penormalan sistem kelistrikan, kami tetap mengedepankan aspek keselamatan, kehati-hatian, dan keandalan sistem. Pemulihan dilakukan bertahap agar seluruh jaringan dapat kembali beroperasi secara aman dan stabil,” jelasnya.
Gangguan kelistrikan yang terjadi sebelumnya diketahui berdampak cukup besar terhadap aktivitas masyarakat di berbagai daerah di Aceh. Pemadaman sempat memengaruhi layanan pemerintahan, aktivitas ekonomi, hingga kegiatan masyarakat sehari-hari yang sangat bergantung pada pasokan energi listrik.
Menyikapi kondisi tersebut, PLN UID Aceh juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemulihan berlangsung.
PLN menyadari bahwa listrik merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menopang layanan publik, rumah sakit, sekolah, pusat perdagangan, industri kecil hingga sektor produktif lainnya.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kami juga mengapresiasi kesabaran masyarakat yang tetap mendukung dan memberikan kepercayaan kepada PLN selama proses pemulihan. Dukungan tersebut menjadi semangat bagi petugas kami untuk bekerja maksimal hingga pasokan listrik kembali normal,” tambah Eddi.
Meski sistem telah dinyatakan pulih sepenuhnya, PLN memastikan pengawasan tetap dilakukan secara intensif. Petugas PLN masih disiagakan untuk melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi sistem kelistrikan guna memastikan pasokan tetap andal dan stabil.
Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan sekaligus meminimalkan kemungkinan terjadinya gangguan susulan pasca-pemulihan sistem.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan kelistrikan atau kondisi darurat lainnya melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center PLN 123.
Ke depan, PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Aceh, meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.
Pulihnya pasokan listrik secara menyeluruh di Aceh diharapkan dapat mengembalikan aktivitas masyarakat berjalan normal dan roda ekonomi kembali bergerak tanpa hambatan.