MTsN 1 Banda Aceh Sembelih 6 Hewan Kurban

Banda Aceh, Infoaceh.net — Semangat kebersamaan dan nilai kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di MTsN 1 Model Banda Aceh.

Dalam momentum hari besar umat Islam tersebut, pihak madrasah melaksanakan penyembelihan enam ekor hewan kurban yang terdiri atas lima ekor sapi dan satu ekor kambing pada Kamis (28/5/2026).

Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan unsur dewan guru, tenaga kependidikan, siswa, serta panitia kurban yang telah dibentuk sebelumnya.

Pelaksanaan kurban ini tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para peserta didik untuk memahami makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Daging kurban yang telah disembelih selanjutnya akan didistribusikan dalam bentuk paket kepada sebanyak 320 penerima manfaat yang telah ditetapkan panitia.

Para penerima terdiri dari siswa kurang mampu, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat sekitar lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 1 Banda Aceh Dr Hj Ummiyani SAg MPd menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan kurban yang rutin digelar setiap tahun tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan pendidikan memiliki nilai penting karena tidak hanya menjadi bentuk pengabdian spiritual, tetapi juga wahana pembelajaran nyata bagi siswa dalam membangun empati sosial.

“Alhamdulillah, kegiatan kurban tahun ini kembali dapat dilaksanakan dengan baik. Ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, serta kepedulian kepada sesama di lingkungan madrasah,” ujarnya.

Wakil Kepala Bidang Humas MTsN 1 Banda Aceh, Zahri Abdullah SIAN menjelaskan, hewan kurban yang disembelih berasal dari berbagai unsur di lingkungan sekolah, termasuk kontribusi para siswa melalui program tabungan kurban yang telah dilakukan sejak jauh hari.

Ia merincikan, dari total enam hewan kurban yang tersedia, sebanyak tiga ekor sapi berasal dari partisipasi dewan guru dan staf madrasah.

Sedangkan dua ekor sapi lainnya serta satu ekor kambing merupakan hasil tabungan dan sumbangan sukarela para siswa-siswi MTsN 1 Banda Aceh.

“Untuk pembagian, panitia sudah menetapkan penerima kurban. Ada dari siswa yang kurang mampu, anak yatim, dan fakir miskin. Kemudian dari unsur luar juga ada masyarakat seperti dari Kampung Keuramat, Kampung Laksana, dan penerima dari lingkungan sekitar, termasuk dewan guru sendiri,” ujar Zahri Abdullah.

Menurutnya, keterlibatan aktif siswa dalam program kurban menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di madrasah.

Para siswa tidak hanya diajak memahami teori tentang ibadah kurban di ruang kelas, tetapi juga diberi pengalaman langsung mengenai proses kebersamaan, gotong royong, serta pentingnya berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Program kurban siswa, lanjutnya, menjadi salah satu cara efektif membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya menyisihkan rezeki dan belajar berpartisipasi dalam kegiatan sosial keagamaan.

Melalui proses tersebut, para siswa diajarkan arti kesabaran, tanggung jawab, serta semangat berbagi.

Selain bernilai ibadah, pelaksanaan kurban di MTsN 1 Banda Aceh juga diharapkan mampu memperkuat syiar Islam di lingkungan pendidikan.

Momentum Idul Adha dijadikan sarana untuk mempererat hubungan antara warga sekolah dengan masyarakat sekitar sehingga tercipta ikatan sosial yang harmonis.

Suasana kebersamaan tampak begitu terasa selama proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Para guru, staf, dan siswa bergotong royong membantu panitia agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTsN 1 Banda Aceh berharap semangat berbagi dan nilai-nilai pengorbanan yang diajarkan dalam Idul Adha dapat terus tumbuh di kalangan siswa, sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang kuat.