Pangdam Sambut Prajurit Kodam IM Pulang dari Misi Perdamaian PBB di Lebanon

Aceh Besar, Infoaceh.net – Suasana haru, bangga dan penuh penghormatan mewarnai penyambutan kepulangan prajurit Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S UNIFIL dari Batalyon Infanteri 114/Satria Musara Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda yang telah sukses menuntaskan misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan.
Penyambutan yang dipimpin langsung Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, berlangsung di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Ahad (7/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Kodam Iskandar Muda dalam memberikan penghormatan kepada para prajurit yang telah mengemban amanah negara di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam Iskandar Muda, di antaranya Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, para Asisten Kasdam, Danbrigif 25/Siwah, Danlanud SIM, para Kepala Badan Pelaksana Kodam IM, serta para istri pejabat dan unsur pendukung lainnya.
Dalam amanatnya, Pangdam IM mengajak seluruh peserta upacara untuk bersyukur atas kelancaran pelaksanaan misi yang dijalankan para prajurit selama bertugas di kawasan konflik Lebanon Selatan.
“Atas nama pribadi dan selaku Pangdam Iskandar Muda, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL yang telah berhasil menyelesaikan tugas misi perdamaian dunia di Lebanon dengan aman, lancar, dan penuh keberhasilan,” ujar Pangdam.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan besar, bukan hanya bagi para prajurit dan keluarganya, tetapi juga bagi Kodam Iskandar Muda, TNI Angkatan Darat, TNI, serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Pangdam menegaskan tugas yang dijalankan di Lebanon merupakan amanah mulia yang mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa prajurit Indonesia mampu menjalankan tugas-tugas internasional dengan standar profesionalisme tinggi serta tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Lebih lanjut Pangdam IM memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel selama bertugas di daerah operasi.
Berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah penugasan, mulai dari kondisi keamanan yang dinamis hingga kompleksitas tugas kemanusiaan, dinilai mampu dihadapi dengan baik oleh seluruh personel Satgas.
Menurut Pangdam, keberhasilan tersebut semakin memperkuat reputasi positif TNI di mata dunia internasional.
“Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL telah mampu menunjukkan jati diri prajurit TNI yang profesional, humanis, disiplin, serta dicintai masyarakat internasional. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kodam Iskandar Muda dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Prestasi para prajurit semakin lengkap dengan diterimanya penghargaan internasional berupa Letter of Appreciation dari Komandan Pasukan UNIFIL kepada INDOBATT XXIII-S atas dedikasi dan kontribusi luar biasa selama menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas kualitas prajurit Indonesia yang dinilai mampu melaksanakan tugas sesuai standar operasi dan profesionalisme yang ditetapkan oleh PBB.
Bagi Kodam Iskandar Muda, capaian ini memiliki makna strategis karena menunjukkan bahwa prajurit-prajurit yang berasal dari Aceh mampu tampil sejajar dengan personel militer dari berbagai negara di dunia dalam menjalankan misi multinasional.
Selain itu, pengalaman selama bertugas di Lebanon dinilai menjadi modal penting bagi para prajurit dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan, keterampilan militer, diplomasi lapangan, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai budaya dan lingkungan internasional.
Pangdam mengingatkan tantangan tugas TNI ke depan akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, seluruh personel diharapkan terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, memperkuat soliditas satuan, serta selalu siap menghadapi berbagai tugas yang dipercayakan negara.
Tidak hanya kepada para prajurit, Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga yang selama masa penugasan telah memberikan dukungan moral dan doa sehingga seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik hingga kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.
“Keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan misi perdamaian dunia juga tidak terlepas dari dukungan keluarga yang senantiasa memberikan semangat dan motivasi selama penugasan berlangsung,” ujarnya.
Di akhir amanatnya, Pangdam berpesan agar seluruh personel terus menjaga kesehatan, disiplin, serta nama baik satuan.
Ia berharap pengalaman dan prestasi yang diraih selama bertugas di Lebanon dapat menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara penyambutan tersebut menjadi simbol keberhasilan pengabdian prajurit Aceh di panggung internasional sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia sebagaimana amanat konstitusi.
Keberhasilan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL tidak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga besar Kodam Iskandar Muda, tetapi juga menjadi bukti bahwa prajurit Indonesia tetap menjadi salah satu kekuatan pasukan perdamaian yang diperhitungkan dunia.
Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, dan dedikasi yang ditunjukkan selama bertugas di Lebanon, para prajurit Garuda kembali ke tanah air membawa kehormatan bagi Aceh, TNI, dan Indonesia di mata internasional.