Kecelakaan Maut Bus JRG di Caleue Pidie, 4 Pengendara Motor Meninggal Dunia

PIDIE, Infoaceh.net – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Dayah Caleue, depan Kantor Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Ahad (14/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit bus antar kota antar provinsi dari perusahaan Jasa Rahayu Gumpueng (JRG) bernomor polisi BL 7525 PB dengan dua unit sepeda motor, yakni Honda Scoopy warna hitam BL 5653 PAW dan Honda Beat warna putih BL 4344 PAJ.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Infoaceh.net, bus JRG dikemudikan oleh M. Isa bin Yunus (58), warga Gampong Uke, Kecamatan Titeu, Kabupaten Pidie.
Saat kejadian, bus sedang dalam perjalanan dari Banda Aceh menuju Medan.
Sementara itu, sepeda motor Honda Scoopy dikendarai oleh Cut Raisya Naisyira binti T. Reza Noviar (16), seorang pelajar asal Gampong Krueng Seumideun, Kecamatan Pekan Baro, Kabupaten Pidie.
Korban berboncengan dengan Zurratur Wirza (16), pelajar yang juga berasal dari Gampong Krueng Seumideun, Kecamatan Indrajaya.
Sedangkan sepeda motor Honda Beat dikendarai oleh Nadia binti Lukman (33), seorang ASN yang berdomisili di Gampong Paleu, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Ia berboncengan dengan Rostina (56), ibu rumah tangga asal Gampong Paleu, Kecamatan Indrajaya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan awal yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika bus JRG dan sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Pada saat bersamaan, Honda Beat datang dari arah berlawanan, yakni dari Medan menuju Banda Aceh.
Setibanya di lokasi kejadian depan pasar di kawasan Dayah Caleue, pengendara Honda Scoopy diduga hendak berbelok ke arah kanan jalan.
Pada saat yang sama, Bus JRG yang berada di belakangnya melaju dengan kecepatan tinggi sehingga langsung menabrak Honda Scoopy.
Benturan keras tersebut membuat sepeda motor Scoopy terpental dan kemudian turut menghantam Honda Beat yang datang dari arah berlawanan.
Akibatnya, kedua sepeda motor mengalami kerusakan parah dan seluruh pengendara serta penumpang sepeda motor menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Petugas kepolisian bersama masyarakat kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban dan mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.
Empat Korban Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan maut tersebut, empat orang yang berada di dua sepeda motor dilaporkan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia masing-masing:
1. Cut Raisya Naisyira (16), pengendara Honda Scoopy.
2. Zurratur Wirza (16), penumpang Honda Scoopy.
4. Nadia binti Lukman (33), pengendara Honda Beat.
4. Rostina (56), penumpang Honda Beat.
Keempat korban mengalami luka berat akibat benturan keras dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Satlantas Polres Pidie. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan.
Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kecepatan kendaraan, kondisi jalan, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan terjadinya tabrakan maut tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur nasional Banda Aceh–Medan yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama pada malam hari.