Bertambah Dua Lagi, Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Jadi 12 Orang

Banda Aceh, Infoaceh.net – Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci, Arab Saudi. Dua orang lagi jamaah haji asal Aceh dilaporkan wafat pada Rabu (17/6/2026), sehingga jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M bertambah menjadi 12 orang.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Subbagian Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, H. Darwin, Kamis (18/6/2026) pagi.
Jamaah yang wafat adalah Busra Bustamam Jamil (68), anggota Kloter BTJ 009 asal Kabupaten Aceh Selatan. Almarhum mengembuskan napas terakhir di GNP Hospital Jeddah pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan keterangan medis, Busra Bustamam Jamil meninggal akibat Septic Shock, Acute Respiratory Failure, dan Gastrointestinal Hemorrhage.
Selain itu, jamaah lainnya yang wafat adalah Dedeng Trisulo, anggota Kloter BTJ 011 asal Kota Lhokseumawe. Almarhum meninggal dunia di Madinah pada Rabu (17/6/2026) pukul 22.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
PPIH Embarkasi Banda Aceh menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya kedua jamaah tersebut. Pihaknya juga mendoakan agar seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa-dosanya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Darwin.
Dengan bertambahnya dua jamaah yang wafat, total jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga 18 Juni 2026 menjadi 12 orang.
Sebelumnya, sebanyak 10 jamaah haji Aceh telah lebih dahulu meninggal dunia selama menjalankan rangkaian ibadah haji, yaitu:
Razali Mahmud Ben (68), Kloter 04 asal Kota Langsa, wafat di Madinah pada 15 Juni 2026 akibat sindrom koroner akut.
Muhammad Yusuf Bin Nafi (89), Kloter 08 asal Bireuen, wafat di Madinah pada 14 Juni 2026 akibat hypovolaemic shock.
Nurdin Ali (69), Kloter 10 asal Pidie, wafat di Makkah pada 5 Juni 2026 akibat cardiogenic shock dan pneumonia.
Mahdi Muhammad Sufi (60), Kloter 02 asal Aceh Besar, wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Makkah pada 3 Juni 2026 akibat penyakit ginjal kronis.
Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), Kloter 10 asal Pidie, wafat pada 31 Mei 2026 akibat gangguan jantung dan pneumonia.
Sulasry Abdul Gani (74), Kloter 05 asal Bireuen, wafat pada 31 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.
Aminah Ahmad (76), Kloter 13 asal Pidie Jaya, wafat pada 30 Mei 2026 akibat gagal jantung kongestif akut.
Siti Salmijah (83), Kloter 13 asal Pidie Jaya, wafat pada 28 Mei 2026 akibat congestive heart failure.
Maimunah Yusuf Ali (72), Kloter 13 asal Aceh Tamiang, wafat di Arafah pada 26 Mei 2026 akibat gagal jantung kongestif akut.
Nurwaida Muhammad Yusuf (76), Kloter 08 asal Bireuen, wafat pada 26 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.
PPIH Embarkasi Banda Aceh terus memantau kondisi kesehatan jamaah haji Aceh yang masih berada di Tanah Suci dan mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola istirahat, serta segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan setelah selesai menjalankan ibadah haji dan saat ini sedang berada di Madinah menunggu pemulangan ke Tanah Air.