Muzaki Visit YBM PLN: Bangkitkan Ekonomi dan Asa Warga Aceh Tamiang Pascabencana

BANDA ACEH, Infoaceh.net – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyelenggarakan kegiatan Muzaki Visit ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung progres pemulihan serta kebangkitan ekonomi warga setelah tujuh bulan berlalu sejak bencana melanda wilayah tersebut.
Rombongan Muzaki Visit yang terdiri dari perwakilan pegawai pembayar zakat (muzaki) PLN, pengurus YBM PLN, serta Manajemen ULP Kuala Simpang, mengunjungi dua desa binaan YBM PLN, yakni Desa Landuh dan Desa Kota Lintang, yang kini diberi nama “Desa Cahaya Landuh” dan “Desa Cahaya Kota Lintang”.
Dalam proses pemulihan pasca bencana, YBM PLN tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga menempatkan dua orang pendamping yang bertugas mengawal langsung proses kebangkitan warga sejak beberapa hari pasca bencana hingga saat ini.
Adapun bantuan yang disalurkan dari dana zakat 2,5 persen penghasilan pegawai PLN ini diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan dan infrastruktur darurat.
YBM PLN telah membangun 50 Hunian Sementara (Huntara) di atas tanah milik warga yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat tinggal.
Selain itu, untuk menghidupkan kembali mata pencaharian warga yang sempat terhenti, YBM PLN menyalurkan berbagai bantuan alat kerja dan modal usaha.
Bantuan tersebut meliputi pengadaan becak motor (bentor), pendirian usaha warung makan, gerobak gorengan, tempat servis elektronik, hingga rumah produksi tempe.
Pertemuan antara rombongan Muzaki PLN dan para penerima manfaat yang dipusatkan di posko “Tenda Bahagia” berlangsung penuh haru. Wajah-wajah yang selama ini hanya berupa angka dalam laporan, kini bercerita langsung tentang perjuangan mereka.
Salah satunya adalah Siti, seorang penjual cilok di sekolah yang tak kuasa menahan air mata saat menceritakan perjuangan keluarganya untuk kembali bangkit.
Ketegaran tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari insan PLN. Dalam kesempatan tersebut, Manajer ULP Kuala Simpang turut berbagi kisah perjuangannya.
Pada saat bencana terjadi, ia yang juga merupakan korban terdampak dan kehilangan harta benda, tetap harus berdiri di garda terdepan untuk memulihkan kelistrikan bagi masyarakat Aceh Tamiang—sebuah dedikasi nyata yang juga sempat mendapat sorotan media nasional.
Perwakilan rombongan Muzaki Visit dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026) menyampaikan kunjungan ini memberikan makna spiritual yang mendalam bagi para pegawai PLN.
“Dari luar, mungkin terlihat seolah kami datang sebagai pihak yang memberi. Padahal yang kami keluarkan hanyalah 2,5 persen yang memang sudah menjadi kewajiban kami sebagai umat muslim. Justru kamilah yang pulang membawa lebih banyak pelajaran. Belajar dari orang-orang yang kehilangan begitu banyak, tetapi tidak kehilangan semangat untuk memulai lagi,” ungkap perwakilan Muzaki YBM PLN.
Melalui kegiatan ini, PLN Aceh berharap bantuan dari YBM PLN dapat terus menjadi jembatan kebaikan.
Kelapangan hati warga dalam menerima ketetapan Yang Maha Kuasa, serta kekuatan mereka untuk bangkit, menjadi inspirasi berharga bagi seluruh insan PLN untuk terus bekerja melistriki negeri dan menebar manfaat bagi sesama.