Banda Aceh Pacu Kolaborasi Lawan AIDS, TBC, dan Malaria, Pemko: Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah

Banda Aceh, Infoaceh.net – Pemerintah Kota Banda Aceh menegaskan upaya memutus rantai penyebaran AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan kerja pemerintah.
Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari dunia usaha, organisasi sosial, hingga komunitas di tingkat gampong.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pengendalian Penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) tingkat Kota Banda Aceh yang berlangsung di Balee Keurukon, Selasa (7/7/2026).
Asisten Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh, Bachtiar, mengatakan penanganan persoalan kesehatan masyarakat harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan melibatkan berbagai pihak.
Menurutnya, pengendalian penyakit menular merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, capaian program pengendalian AIDS, TBC, dan malaria di Banda Aceh menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat semua pihak lengah karena tantangan di bidang kesehatan masyarakat masih terus berkembang.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, dan seluruh warga menjadi kunci agar upaya pengendalian penyakit menular dapat berjalan lebih efektif,” kata Bachtiar.
Ia juga menekankan bahwa investasi di sektor kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Oleh sebab itu, kemitraan yang telah terbangun diharapkan terus diperkuat agar Banda Aceh mampu menjadi daerah yang sehat, produktif, dan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap berbagai penyakit menular.
Melalui forum tersebut, Pemko Banda Aceh juga mendorong peningkatan koordinasi antarinstansi dalam mempercepat pencapaian target eliminasi AIDS, pengendalian TBC, serta pencegahan malaria sesuai program kesehatan nasional.