Sabtu, Bahlil Lahadalia Lantik Pengurus Partai Golkar Aceh 

Banda Aceh, Infoaceh.net – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dijadwalkan melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 pada Sabtu (11/7/2026).

Prosesi pelantikan akan berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Aceh dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru yang akan memimpin partai berlambang pohon beringin itu selama lima tahun ke depan.

Informasi tersebut disampaikan jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Aceh dalam konferensi pers yang digelar di Banda Aceh, Kamis (9/7/2026).

Ketua Panitia Pelaksana, Sabri Badruddin, mengatakan pelantikan akan menjadi bagian dari rangkaian agenda konsolidasi partai yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi awal penguatan organisasi dan konsolidasi Partai Golkar di Aceh untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan,” ujar Sabri.

Menurutnya, kepengurusan DPD I Golkar Aceh periode 2025–2030 mengusung semangat regenerasi dengan memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda.

Ia menyebutkan sekitar 70 persen komposisi kepengurusan yang akan dilantik diisi oleh wajah-wajah baru dari kalangan anak muda.

“Sebanyak 70 persen pengurus merupakan anak muda. Ini merupakan bagian dari strategi regenerasi agar Golkar Aceh semakin adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan,” katanya.

Dalam pelantikan tersebut, Muhammad Salim Fakhry akan resmi menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.

Ia akan didampingi Khalid sebagai Ketua Harian, Sabri Badruddin sebagai Sekretaris, dan Muhammad Rizky sebagai Bendahara.

Selain pelantikan, DPD I Partai Golkar Aceh juga menyiapkan dua agenda strategis lainnya, yakni Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota legislatif dari Partai Golkar.

Rakerda akan menjadi forum penyusunan program kerja kepengurusan baru sekaligus membahas strategi politik dan arah perjuangan partai di Aceh.

Sementara itu, Bimtek diwajibkan bagi seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DPR Aceh (DPRA) maupun DPR Kabupaten/Kota (DPRK) se-Aceh sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan efektivitas kerja para legislator.

Panitia pelantikan berharap kehadiran Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dapat memberikan semangat baru bagi seluruh kader dan pengurus partai di Aceh.

Momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Partai Golkar dalam menghadapi berbagai agenda politik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus memperkuat peran partai dalam mengawal pembangunan dan aspirasi masyarakat Aceh.