Illiza Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lamdingin, Pemko Pastikan Pendampingan Berlanjut

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal menyerahkan bantuan masa panik kepada warga terdampak kebakaran di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Selasa (21/7/2026). Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga disalurkan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap korban musibah. Foto: Diskominfotik Banda Aceh.

Banda Aceh, Infoaceh.net – Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban kebakaran di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam. Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal turun langsung ke lokasi, Selasa (21/7/2026), untuk menyerahkan bantuan darurat sekaligus memastikan kebutuhan para korban segera ditangani.

Dalam kunjungan tersebut, Illiza didampingi Kepala Dinas Sosial Sukmawati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Heru Triwijinarko, Camat Kuta Alam Faidian Faisal, unsur Baitul Mal Kota Banda Aceh, serta aparatur gampong.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar, di antaranya bahan makanan, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga untuk mendukung kebutuhan sementara dua kepala keluarga yang terdampak musibah.

“Kami hadir untuk memastikan pemerintah berada di sisi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Semoga keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Illiza.

Selain menyerahkan bantuan, wali kota juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait terus melakukan pendampingan terhadap korban.

Pendataan kebutuhan lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan untuk pemulihan tempat tinggal, diminta segera dilakukan agar proses penanganan berjalan lebih optimal.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (20/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Jalan Syiah Kuala, Gampong Lamdingin. Berdasarkan hasil pendataan awal, api menghanguskan dua unit rumah toko (ruko), sementara satu bangunan lainnya mengalami kerusakan berat.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari salah satu ruko. Kondisi bangunan yang berdempetan membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Menyikapi meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau, Illiza juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik maupun penggunaan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran.

Ia mengimbau warga membiasakan memeriksa kondisi jaringan listrik, memastikan kompor maupun peralatan elektronik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau menutup tempat usaha.

“Langkah pencegahan sering kali menjadi cara paling efektif untuk menghindari musibah. Kewaspadaan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar proses pemulihan bagi keluarga korban dapat berjalan dengan cepat dan kebutuhan mendesak mereka terpenuhi.