Mukhtaruddin Usman Kembali Terpilih Pimpin SPS Aceh Periode 2026–2030

Banda Aceh, Infoaceh.net – Mukhtaruddin Usman kembali dipercaya memimpin Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh untuk periode 2026–2030.
CEO Media Aceh tersebut berhasil mempertahankan jabatannya setelah memenangkan pemungutan suara yang berlangsung ketat dalam Musyawarah Daerah (Musda) III SPS Aceh di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026).
Pemilihan berlangsung sengit hingga akhir. Dari total 37 suara sah yang berasal dari peserta Musda, Mukhtaruddin memperoleh 19 suara, unggul tipis satu suara atas pesaingnya, Zulfikar, pemilik Media FA News, yang meraih 18 suara.
Musda III SPS Aceh kali ini berlangsung cukup dinamis. Sebelum proses pemungutan suara dilaksanakan, forum sempat diwarnai perdebatan mengenai mekanisme pemilihan ketua.
Kubu Zulfikar mengusulkan agar pemilihan dilakukan secara tertutup melalui surat suara, sementara kubu Mukhtaruddin menghendaki pemilihan secara terbuka. Perbedaan pandangan tersebut sempat membuat jalannya sidang berlangsung alot.
Namun, setelah dilakukan musyawarah yang dipimpin pimpinan sidang, peserta akhirnya mencapai kesepakatan sehingga proses pemilihan dapat dilanjutkan secara tertib, demokratis, dan kondusif hingga menghasilkan keputusan akhir.
Ketatnya hasil pemungutan suara menunjukkan tingginya antusiasme anggota dalam menentukan arah kepemimpinan SPS Aceh untuk empat tahun ke depan.
Dalam sambutan usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Mukhtaruddin Usman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota SPS Aceh yang telah menjaga suasana demokratis selama proses pemilihan berlangsung.
Menurutnya, hasil Musda bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh anggota SPS Aceh.
“Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk kembali bersatu. Tidak ada lagi kubu-kubuan setelah Musda ini. Mari kita bersama-sama membangun organisasi agar semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan industri media,” ujarnya.
Mukhtaruddin menegaskan, kepemimpinannya pada periode kedua akan difokuskan pada penguatan organisasi serta peningkatan kualitas perusahaan pers di Aceh.
Sejumlah program prioritas yang akan dijalankan antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan pers, penguatan profesionalisme dalam pengelolaan media, peningkatan daya saing perusahaan pers di era digital, serta menjaga independensi dan keberlanjutan bisnis media di tengah perubahan lanskap industri informasi.
Ia menilai perusahaan pers di Aceh harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Selain itu, SPS Aceh juga diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.
Musyawarah Daerah III SPS Aceh menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya serta merumuskan arah kebijakan organisasi untuk periode 2026–2030.
Dengan kembali terpilihnya Mukhtaruddin Usman, anggota SPS Aceh berharap organisasi perusahaan pers tersebut semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan perusahaan pers sekaligus meningkatkan kualitas industri media di Aceh di tengah tantangan transformasi digital yang semakin kompetitif.