53 Tahun Bank Aceh Syariah Melayani: Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah

Banda Aceh, Infoaceh.net – PT Bank Aceh Syariah (BAS) genap berusia 53 tahun pada 6 Agustus 2026. Mengusung tema “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”, momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang bank kebanggaan masyarakat Aceh yang telah tumbuh bersama berbagai dinamika daerah selama lebih dari lima dekade.

Sejak berdiri pada 6 Agustus 1973, Bank Aceh telah menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Aceh.

Dari bank pembangunan daerah konvensional hingga bertransformasi menjadi bank syariah secara penuh, Bank Aceh terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah yang menjadi fondasi utama pelayanannya.

Dalam pesan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53, Bank Aceh Syariah menyampaikan bahwa logo HUT tahun ini menjadi simbol perjalanan panjang, semangat kebersamaan, dan komitmen yang akan terus mengiringi langkah perusahaan menuju masa depan.

“Selama 53 tahun, Bank Aceh telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Aceh. Bukan sekadar menghadirkan layanan perbankan, tetapi turut tumbuh bersama dalam setiap dinamika dan tantangan yang dilalui,” demikian pernyataan Bank Aceh Syariah.

Menemani Aceh dalam Berbagai Peristiwa Bersejarah

Selama lebih dari setengah abad, perjalanan Bank Aceh tidak dapat dipisahkan dari perjalanan masyarakat Aceh sendiri.

Bank ini hadir melewati berbagai fase penting sejarah daerah, mulai dari masa konflik Aceh, bencana tsunami 26 Desember 2004 yang meluluhlantakkan sebagian besar wilayah pesisir Aceh, pandemi Covid-19, musibah kebakaran gedung operasional Bank Aceh, hingga bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada 26 November 2025.

Berbagai ujian tersebut menjadi bagian dari perjalanan institusi untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap ujian menguatkan tekad kami untuk terus hadir, menjaga kepercayaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dirut Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas dalam pesan HUT ke-53.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pemulihan ekonomi, pembiayaan usaha mikro dan kecil, dukungan terhadap sektor pertanian, pendidikan, hingga pemberdayaan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Aceh.

Amanah Menjadi Fondasi

Mengusung tema “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”, Bank Aceh Syariah menegaskan bahwa amanah merupakan nilai utama yang harus terus dijaga dalam menjalankan aktivitas perbankan.

Manajemen menilai kepercayaan masyarakat merupakan aset terbesar yang dimiliki Bank Aceh selama 53 tahun beroperasi.

Karena itu, seluruh transformasi bisnis, inovasi layanan digital, hingga penguatan tata kelola perusahaan diarahkan untuk menjaga kepercayaan tersebut sekaligus menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Aceh.

Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga keuangan syariah tidak hanya diukur dari pertumbuhan aset maupun laba perusahaan, tetapi juga dari besarnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Terus Berinovasi di Era Digital

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) Fadhil Ilyas, Bank Aceh Syariah terus mempercepat transformasi digital agar mampu bersaing di tengah perubahan industri perbankan nasional.

Melalui berbagai layanan digital seperti Action Mobile, nasabah kini dapat melakukan berbagai transaksi secara mudah, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga pembayaran zakat, infak, dan sedekah secara elektronik.

Transformasi digital juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah hingga menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

Selain memperkuat layanan digital, Bank Aceh juga terus meningkatkan kualitas pelayanan di kantor-kantor cabang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Aceh maupun kantor operasional di luar daerah.

Hadir Lewat Aksi Sosial

Peringatan HUT ke-53 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial.
Berbagai kantor cabang Bank Aceh Syariah melaksanakan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Di Aceh Tenggara, misalnya, Bank Aceh Syariah bersama Pemerintah Kabupaten menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang terdampak bencana.

Sementara di Lhokseumawe, rangkaian HUT diisi dengan turnamen olahraga antarpegawai sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan perusahaan.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Aceh untuk terus tumbuh bersama masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.

Kontribusi bagi Perekonomian Aceh
Sebagai bank milik Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota, Bank Aceh Syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan produktif, pemberdayaan UMKM, pengelolaan kas daerah, hingga penyaluran dividen kepada pemerintah daerah yang menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, Bank Aceh juga terus memperkuat pengelolaan dana sosial perusahaan melalui penyaluran zakat, infak, sedekah, serta berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penanggulangan bencana.

Menatap Masa Depan

Memasuki usia ke-53, Bank Aceh Syariah menyadari tantangan industri perbankan akan semakin kompleks. Persaingan digital, perubahan perilaku nasabah, hingga tuntutan inovasi menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui transformasi berkelanjutan.

Namun dengan pengalaman lebih dari lima dekade, dukungan masyarakat, serta komitmen untuk menjaga amanah, Bank Aceh optimistis mampu terus menjadi bank syariah yang modern, profesional, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Aceh.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah membersamai setiap langkah kami. Bersama, mari melanjutkan perjalanan ini untuk terus bertumbuh, melayani, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Aceh,” demikian pesan Bank Aceh Syariah dalam peringatan HUT ke-53.

Dengan semangat “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”, Bank Aceh Syariah berharap dapat terus menjadi mitra terpercaya masyarakat dalam membangun ekonomi Aceh yang tangguh, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai syariah menuju masa depan yang lebih baik.