Kasdam IM Lantik 163 Prajurit Muda Berpangkat Serda

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Sebanyak 163 prajurit muda resmi dilantik dan disumpah sebagai Bintara TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda.

Upacara penutupan pendidikan sekaligus pelantikan tersebut dipimpin Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Dwi Sasongko yang mewakili Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, di Rindam Iskandar Muda, Selasa (11/8/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendidikan dan pembentukan yang telah dijalani para peserta didik sekaligus awal perjalanan mereka dalam mengemban tugas sebagai prajurit TNI AD di satuan masing-masing.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat jajaran Kodam Iskandar Muda dan Rindam Iskandar Muda, unsur Forkopimda, TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah, para Keuchik, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus, tamu undangan serta keluarga para prajurit.

Dalam amanat Pangdam IM yang dibacakan Kasdam IM, disampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian pendidikan dapat dilaksanakan dan diselesaikan dalam keadaan aman, tertib serta lancar.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta didik yang telah berhasil melewati tahapan pendidikan dengan penuh disiplin, kerja keras, ketekunan dan semangat pantang menyerah.

“Hari ini kita semua merasa gembira dan bangga menyaksikan generasi penerus TNI Angkatan Darat, lulusan Dikmaba Rindam Iskandar Muda, yang baru saja dilantik dan disumpah dengan pangkat Sersan Dua,” ujar Pangdam IM dalam amanatnya.

Menurut Pangdam, pendidikan yang telah ditempuh para prajurit muda bukan sekadar memberikan kemampuan dasar keprajuritan. Lebih dari itu, proses pendidikan juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, mental, disiplin, loyalitas serta semangat pengabdian.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi para Bintara baru ketika melaksanakan tugas dan tanggung jawab di satuan masing-masing.

Berasal dari Beragam Latar Belakang

Menariknya, 163 Bintara muda yang dilantik berasal dari keluarga dengan latar belakang pekerjaan yang sangat beragam.

Dari keseluruhan peserta, jumlah terbesar berasal dari keluarga petani, yakni sebanyak 64 orang. Kemudian pedagang 16 orang, PNS 11 orang dan keluarga TNI sebanyak 22 orang.

Selain itu, terdapat peserta didik yang berasal dari keluarga buruh, guru, karyawan dan sopir masing-masing sebanyak enam orang. Kemudian wiraswasta empat orang, purnawirawan TNI empat orang, Polri empat orang serta nelayan tiga orang.

Sementara masing-masing satu orang berasal dari keluarga kepala desa, kontraktor, mekanik mobil, pemadam, pensiunan PNS, peternak ayam, wartawan, tukang jahit, tukang becak, ASN/PPPK dan security.

Keberagaman latar belakang keluarga tersebut menjadi gambaran bahwa profesi dan kondisi sosial bukan menjadi pembatas dalam membentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Setelah melewati proses pendidikan dan pembentukan di Rindam Iskandar Muda, seluruh peserta kini dipersatukan dalam identitas sebagai prajurit TNI AD dengan tanggung jawab yang sama untuk menjaga kehormatan institusi dan melaksanakan tugas negara.

Dalam amanatnya, Pangdam IM memberikan sejumlah penekanan penting kepada 163 Bintara baru yang baru saja dilantik.

Pertama, para prajurit diminta mempertahankan sekaligus meningkatkan disiplin yang telah terbentuk selama mengikuti pendidikan.

Menurut Pangdam, disiplin tidak boleh hanya menjadi bagian dari kehidupan selama berada di lembaga pendidikan, tetapi harus melekat dalam diri setiap prajurit ketika melaksanakan tugas di satuan maupun ketika berada di tengah masyarakat.

Kedua, para prajurit diminta tidak cepat merasa puas setelah berhasil menyelesaikan pendidikan.

Mereka harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan, baik dari aspek fisik, mental, pengetahuan maupun keterampilan. Hal tersebut penting mengingat tantangan dan dinamika tugas prajurit akan semakin kompleks.

Ketiga, para Bintara baru diminta berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, menaati hukum serta menjunjung tinggi etika.

Pangdam mengingatkan agar setiap prajurit menghindari tindakan yang dapat mencederai kehormatan pribadi maupun nama baik TNI AD.

“Jalani kehidupan sebagai prajurit dengan berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Selalu indahkan aturan hukum, etika pergaulan dan hindari perbuatan tercela yang dapat mencederai TNI AD,” pesan Pangdam.

Keempat, para prajurit diminta mengutamakan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik menyangkut keselamatan personel maupun keamanan materiil.

Setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh perhitungan, kewaspadaan dan rasa tanggung jawab agar dapat berjalan secara aman dan sesuai dengan ketentuan.

Kelima, Pangdam mengingatkan para prajurit untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tidak melupakan doa dalam setiap pelaksanaan tugas.

Keimanan dan ketakwaan dinilai penting sebagai landasan moral dalam menjalani kehidupan sebagai seorang prajurit.

Pangdam IM berharap seluruh Bintara baru mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan dan nilai-nilai keprajuritan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.

Mereka diharapkan tumbuh menjadi prajurit yang profesional, loyal, disiplin dan berintegritas serta mampu menjadi teladan, baik bagi sesama prajurit maupun masyarakat.

Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Justru, pelantikan tersebut merupakan awal dari perjalanan panjang dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara yang sangat kita cintai,” pungkas Pangdam IM.

Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 sekaligus menjadi babak baru bagi 163 prajurit muda yang kini menyandang pangkat Sersan Dua.

Dengan bekal pendidikan, keterampilan dan pembentukan karakter yang diperoleh selama berada di Rindam Iskandar Muda, mereka diharapkan mampu menjaga kehormatan serta nama baik TNI Angkatan Darat.

Di manapun ditempatkan dan dalam kondisi apapun tugas yang dihadapi, para Bintara muda tersebut dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik, menjunjung tinggi profesionalisme serta senantiasa hadir sebagai prajurit yang mampu memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.