Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis di Gayo Lues, Buka Akses Warga Pedalaman

Gayo Lues, Infoaceh.net — Jembatan Perintis Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues diresmikan oleh Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari agenda nasional pembangunan dan peresmian infrastruktur dasar secara serentak di berbagai daerah Indonesia.

Kegiatan dipimpin secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan diikuti jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat penerima manfaat.

Kehadiran Jembatan Perintis Kendawi menjadi kabar penting bagi masyarakat Gayo Lues, khususnya warga Desa Kendawi dan kawasan sekitarnya.

Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi.

Dalam agenda tersebut, Pangdam IM didampingi sejumlah pejabat Kodam Iskandar Muda. Turut hadir Wakil Bupati Gayo Lues Maliki, Asisten Teritorial Kasdam IM Kolonel Inf Riyandi, Asisten Perencanaan Kasdam IM Kolonel Inf Cecep Kurniyawan, Kajasdam IM Kolonel Arh Ridwan Budi Sulistyawan, Kasansidam IM Letkol Inf Krismanto, Danbrigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, Kainfolahtadam IM Kolonel Arh Sugi Hantoro serta Danden Inteldam IM Letkol Inf Teuku Husaini.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.55 WIB. Pangdam IM bersama rombongan berangkat dari Hotel Mulia menuju lokasi jembatan di Desa Kendawi.

Setibanya di lokasi, Pangdam IM mengikuti video conference peresmian pembangunan infrastruktur yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, terisolasi dan memiliki keterbatasan akses.

Dalam program tersebut, sekitar 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih telah dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Presiden menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Infrastruktur yang dibangun harus mampu membantu masyarakat mengatasi kesulitan akses dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Prabowo dalam sambutannya secara virtual.

Bagi masyarakat Desa Kendawi, keberadaan jembatan tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi. Infrastruktur tersebut juga diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Jembatan akan mempermudah mobilitas warga menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pusat perdagangan dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Selain itu, akses yang semakin terbuka dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Gayo Lues. Biaya dan waktu tempuh dalam membawa hasil produksi menuju pusat ekonomi diharapkan dapat ditekan.

Dengan demikian, jembatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pembangunan fisik semata, tetapi memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi sosial, konektivitas yang lebih baik juga akan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintahan maupun pelayanan dasar lainnya.

Pangdam IM menegaskan, TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Iskandar Muda, akan terus mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Aceh.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di wilayah dengan kondisi geografis menantang merupakan bagian penting dalam membuka akses masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah.

Jembatan Perintis Kendawi juga menjadi gambaran sinergi antara pemerintah, TNI dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga.

Setelah mengikuti rangkaian peresmian, Pangdam IM dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makodim 0113/Gayo Lues untuk melaksanakan istirahat, salat dan makan siang.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Pangdam IM bersama rombongan kemudian bertolak menuju Kabupaten Aceh Tenggara untuk melanjutkan rangkaian kunjungan kerja.

Peresmian Jembatan Perintis Desa Kendawi menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman Aceh. Bagi masyarakat, jembatan tersebut diharapkan menjadi akses baru yang memperpendek jarak, memperlancar mobilitas dan membuka peluang ekonomi.

Lebih dari sekadar konstruksi fisik, Jembatan Perintis Kendawi diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai fasilitas dan kesempatan pembangunan, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat yang berada jauh dari pusat perkotaan.