Peduli Sesama, PLN Aceh Bantu Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget

Takengon, Infoaceh.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban musibah kebakaran Pasar Jagong Jeget di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung oleh PLN ULP Takengon bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) UP3 Lhokseumawe pada Senin (10/8/2026), yang terdiri dari bantuan uang tunai, perlengkapan ibadah, serta berbagai bahan kebutuhan pokok guna meringankan beban warga yang terdampak musibah.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan rasa simpati mendalam atas musibah yang menghanguskan 96 bangunan tersebut dan menegaskan PLN akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Jagong Jeget. Kehadiran PLN di sini bukan sekadar untuk memastikan keandalan pasokan listrik semata, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan,” ujar Eddi Saputra dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Bantuan tersebut diserahkan di Posko Pengungsian halaman Masjid Besar Al Muhajirin dan diterima langsung oleh Reje Jeget Ayu, Sugiyani.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi pakaian layak pakai, handuk, sajadah, mukena, serta sejumlah bahan pangan seperti teh dan sarden.
Manajer PLN ULP Takengon, Muhammad Furqan, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan warga.
“Hari ini kami hadir, minimal dapat meringankan beban para korban dari musibah kebakaran ini. Kita doakan mereka dikuatkan, untuk cepat kembali pulih seperti sedia kala,” kata Furqan.
Selain menyalurkan donasi, PLN juga bergerak cepat memastikan kondisi jaringan dan infrastruktur kelistrikan di kawasan yang terdampak kebakaran.
Furqan menjelaskan jaringan listrik di wilayah sekitar terpantau dalam kondisi normal, meski terdapat satu gardu distribusi yang sebelumnya menyuplai 96 rumah ikut terdampak.
“Kita sudah mendata, untuk 96 rumah yang terbakar hanya kWh meter-nya saja yang rusak. Jadi, untuk instalasinya, jika sudah ada rumah yang dibangun, kita akan segera pasang kembali,” jelasnya.