Video Saweran Sabang yang Viral di TikTok Mendadak Hilang, Pertanyaan Publik Belum Terjawab

SABANG, Infoaceh.net — Video aksi saweran uang tunai pecahan Rp50.000 yang sempat viral di media sosial TikTok kini menghilang dari akun @mbak.eka21 pada Senin (31/8/2026).

Postingan berdurasi sekitar 50 detik tersebut sudah tidak lagi terlihat pada halaman akun pengunggah.

Sebelumnya, video itu memperlihatkan suasana sebuah kegiatan di kawasan pantai. Sejumlah perempuan tampak berjoget sembari memegang dan membagikan lembaran uang pecahan Rp50.000 kepada peserta.

Dalam rekaman juga terlihat sebuah tenda bertuliskan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Selain itu, terdapat seorang pria yang disebut-sebut sebagai ajudan wali kota yang terlihat ikut membagikan uang dalam suasana kegiatan tersebut.

Kemunculan video itu kemudian memicu sorotan publik. Bukan hanya karena aksi saweran uang tunai yang dilakukan di ruang terbuka, tetapi juga karena adanya sejumlah atribut dan sosok yang dikaitkan dengan lingkungan Pemerintah Kota Sabang.

Sejumlah perempuan yang terlihat dalam video juga disebut-sebut sebagai istri pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sabang.

Namun, identitas maupun status mereka belum dapat dipastikan secara independen.

Publik pun mempertanyakan konteks kegiatan tersebut. Apalagi, keberadaan tenda berlogo atau bertuliskan BPBD menimbulkan pertanyaan mengenai apakah kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan agenda pemerintah atau hanya kegiatan pribadi yang kebetulan menggunakan fasilitas tertentu.

Begitu pula dengan sosok pria yang diduga ajudan wali kota. Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai identitas pria tersebut, kapasitasnya dalam kegiatan, serta alasan dirinya berada di lokasi dan terlihat membagikan uang.

Video Dihapus, Misteri Justru Bertambah

Kini, video yang menjadi sumber awal perhatian publik tersebut telah dihapus dari akun TikTok @mbak.eka21.

Belum diketahui apakah penghapusan dilakukan oleh pemilik akun atau karena alasan lain dari pihak platform TikTok. Belum ada pula keterangan resmi yang menjelaskan alasan video tersebut tidak lagi tersedia.

Meski telah menghilang dari akun asal, rekaman tersebut sebelumnya telah beredar dan menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Penghapusan video tidak serta-merta menghilangkan pertanyaan yang telanjur muncul di tengah masyarakat.

Setidaknya terdapat sejumlah hal yang masih membutuhkan penjelasan, mulai dari siapa penyelenggara kegiatan, dari mana sumber uang yang digunakan untuk saweran, dalam rangka apa kegiatan tersebut digelar, hingga apa hubungan tenda BPBD dan sosok yang diduga ajudan wali kota dengan acara tersebut.

Jika benar terdapat keterlibatan aparatur atau fasilitas pemerintah, publik tentu berhak memperoleh penjelasan mengenai kapasitas dan dasar keterlibatannya.

Sebaliknya, jika kegiatan tersebut murni bersifat pribadi, penjelasan terbuka juga penting agar tidak muncul persepsi bahwa fasilitas, atribut, atau personel pemerintah digunakan untuk kepentingan kegiatan nonkedinasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Sabang maupun pihak terkait mengenai konteks kegiatan dan video tersebut.