3.113 Siswa Ikuti RIAB Fair XIII, Dibuka Bupati Aceh Besar

ACEH BESAR, Infoaceh.net – Ajang kompetisi pelajar madrasah dan sekolah se-Aceh, Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Fair XIII, resmi dibuka di halaman Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (MA RIAB), Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (14/9/2026).
RIAB Fair XIII yang mengusung tema “Brave” tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris atau akrab disapa Syech Muharram.
Pembukaan ditandai pemukulan beduk oleh Bupati Muharram Idris setelah menyampaikan sambutan di hadapan pengelola RIAB, peserta, tamu undangan dan ratusan santri.
RIAB Fair XIII menjadi salah satu ajang tahunan yang mempertemukan pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Aceh untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi.
Direktur MA RIAB, Riadhi SPd mengatakan RIAB Fair XIII tahun ini diikuti 3.113 peserta dari jenjang MTs, SMP, SMA, MA hingga kategori umum dari seluruh Aceh.
“Jumlah peserta RIAB Fair XIII tahun ini mencapai 3.113 siswa madrasah dan sekolah, jenjang MTs, SMP, SMA dan MA se-Aceh, termasuk peserta umum,” kata Riadhi.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan puluhan cabang perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, akademik, seni dan olahraga.
Untuk jenjang MTs/SMP sederajat, sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain Cerdas Cermat, Khattil Quran, Qiraatul Kutub, Tahfidz 5 Juz, Tilawah putra dan putri, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Olimpiade PAI, Olimpiade Bahasa Arab, Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Olimpiade IPS dan Counting Contest.
Selain itu terdapat cabang olahraga dan seni seperti ABC Futsal, Rapai Geleng dan Tenis Meja.
Sementara untuk jenjang MA/SMA sederajat, perlombaan meliputi Tahfidz, Tilawah, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran, Qiraatul Kutub dan Tajhiz Mayyit.
Peserta juga dapat mengikuti Debat Ilmiah, Debat Bahasa Arab, Cerdas Cermat, Karya Tulis Ilmiah (KTI), berbagai olimpiade bidang studi, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Indonesia, Story Telling, Nasyid dan Rapai Geleng.
Untuk bidang olahraga tersedia perlombaan Futsal, Tenis Meja hingga kompetisi panahan.
Riadhi mengatakan, RIAB Fair tidak semata-mata diarahkan untuk memperebutkan piala dan hadiah. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, keberanian, kemampuan, kreativitas serta karakter positif.
RIAB Fair XIII juga memperebutkan Piala Bergilir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh.
Pada RIAB Fair XII tahun 2025, juara umum tingkat MA/SMA diraih MAS Ulumul Quran Banda Aceh, sedangkan juara umum tingkat MTs/SMP diraih MTsN 1 Model Banda Aceh.
Sementara pada RIAB Fair XI tahun 2024, piala bergilir Kakanwil Kemenag Aceh untuk kategori juara umum diraih MA Insan Qurani Aceh Besar.
Bupati: Bukan Sekadar Mengejar Piala
Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengapresiasi pelaksanaan RIAB Fair yang telah memasuki penyelenggaraan ke-13.
Menurutnya, keberlangsungan kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.
Muharram juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, pengelola MA RIAB, panitia, komite, mitra dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan RIAB Fair XIII.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Aceh bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan membangun persaudaraan dan memperluas pengalaman.
“Acara ini bukan hanya ajang perlombaan, tapi perlu dilakukan yaitu untuk memberi rangsangan kepada siswa-siswa yang lainnya supaya mereka lebih yakin, lebih tekun dalam menuntut ilmu,” ujar Muharram.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan hadiah dan piala sebagai satu-satunya tujuan mengikuti kompetisi.
Menurutnya, pengalaman tampil, keberanian berkompetisi, membangun kepercayaan diri dan menjunjung sportivitas jauh lebih penting bagi perkembangan peserta.
“Jadi bukan karena hadiahnya, bukan karena pialanya, tampilkanlah rasa kebersamaan,” imbaunya.
Muharram juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
“Yang pertama saya ucapkan selamat datang di Aceh Besar. Yang kedua, selamat berkompetisi. Mudah-mudahan kompetisi ini adalah kompetisi yang sehat yang melahirkan anak-anak yang cerdas dan anak-anak yang peduli,” katanya.