Imam Munandar Dilantik Jadi Kadis Kominfo Aceh Besar

KOTA JANTHO, Infoaceh.net – Imam Munandar STP resmi dipercaya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Besar setelah dilantik sebagai Kepala Dinas Kominfo oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris atau Syech Muharram, Senin (14/9/2026).
Imam Munandar menjadi salah satu dari delapan pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) yang dilantik Bupati Aceh Besar dalam prosesi yang berlangsung di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor PEG.800.1.3/150/2026 tanggal 11 September 2026.
Dalam prosesi tersebut, para pejabat yang dilantik terlebih dahulu mengucapkan sumpah jabatan, kemudian membacakan dan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab pemerintahan.
Pelantikan disaksikan Wakil Bupati Aceh Besar Syukri, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, kepala bagian serta ASN di lingkungan Pemkab Aceh Besar.
Dari Kabag Prokopim ke Kadis Kominfo
Pengangkatan Imam Munandar sebagai Kadis Kominfo menjadi bagian dari perjalanan kariernya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Imam Munandar tercatat menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Aceh Besar.
Rekam jejak tersebut membuat bidang komunikasi pemerintahan bukan hal baru bagi Imam. Pada April 2026, misalnya, Imam Munandar masih tercatat sebagai Kabag Prokopim Setdakab Aceh Besar dalam kegiatan rapat koordinasi lintas OPD yang membahas penguatan fungsi kehumasan dan pengelolaan informasi publik.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Aceh Besar menekankan pentingnya koordinasi antara OPD, Media Center dan Prokopim dalam mengelola serta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Nama Imam Munandar juga telah tercatat dalam struktur pejabat Pemkab Aceh Besar sejak beberapa tahun sebelumnya. Pada 2022, ia dilantik sebagai Kabag Prokopim Setdakab Aceh Besar dalam mutasi sejumlah pejabat administrasi dan pengawas.
Sebagai Kepala Dinas Kominfo, Imam Munandar kini mendapat tanggung jawab yang lebih luas dalam mengelola komunikasi dan informasi pemerintahan daerah.
Tugas tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi mengenai program pemerintah, tetapi juga menyangkut penguatan sistem informasi, komunikasi publik, pengelolaan media pemerintahan serta pemanfaatan teknologi digital.
Tantangan tersebut semakin penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan informasi dan kecepatan pemerintah dalam merespons berbagai persoalan.
Bupati Aceh Besar Syech Muharram sebelumnya telah menegaskan bahwa masyarakat harus mengetahui kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah.
Dalam rapat koordinasi peningkatan kualitas kinerja Media Center dan Prokopim pada Maret 2026, Syech Muharram menekankan bahwa setiap kebijakan dan program kerja pemerintah perlu diketahui masyarakat.
Karena itu, posisi Kadis Kominfo menjadi salah satu jabatan strategis dalam memastikan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat berjalan efektif.
Dalam pelantikan delapan pejabat JPT Pratama tersebut, Bupati Syech Muharram mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan hanya sebagai posisi struktural.
Ia menegaskan bahwa sumpah dan ikrar jabatan yang telah disampaikan harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata untuk kepentingan masyarakat.
“Saya akan pegang ikrar saudara-saudara. Saya mendengar, melihat saudara membaca dan menandatangani surat perjanjian. Saya akan pegang dan menggenggam erat ikrar saudara sekalian demi kemaslahatan dan kemajuan masyarakat Aceh Besar,” ujar Syech Muharram.
Bupati juga meminta seluruh jajaran Pemkab Aceh Besar, termasuk para pejabat yang baru dilantik, untuk mengoptimalkan pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Pelayanan dasar harus berjalan secara optimal, karena ini adalah kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.
Dengan dilantiknya Imam Munandar sebagai Kepala Dinas Kominfo, perhatian kini tertuju pada kemampuannya membawa komunikasi publik Pemkab Aceh Besar ke arah yang semakin terbuka, cepat dan responsif.
Pengalaman di bidang protokol dan komunikasi pimpinan menjadi modal awal.
Namun, sebagai kepala OPD, Imam Munandar kini menghadapi ruang kerja yang lebih luas, terutama dalam memperkuat keterbukaan informasi, transformasi digital pemerintahan dan hubungan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.