Persiraja Kalah Lagi Lawan PSPS, Laskar Rencong Pulang dari Pekanbaru Tanpa Poin

Pekanbaru, Infoaceh.net — Persiraja Banda Aceh kembali gagal meraih poin pada awal Pegadaian Championship 2026/2027. Bertandang ke Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026) sore, Laskar Rencong harus mengakui keunggulan tuan rumah PSPS Pekanbaru dengan skor 1-2.

Hasil tersebut membuat Persiraja menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah pada pertandingan perdana juga kalah 0-1 dari Semen Padang FC di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.

Pertandingan PSPS kontra Persiraja berlangsung mulai pukul 15.30 WIB di Stadion Kaharuddin Nasution. Berdasarkan laporan pertandingan resmi, laga disaksikan sekitar 6.505 penonton.

PSPS langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah berusaha memanfaatkan dukungan ribuan suporter untuk menekan pertahanan Persiraja.

Persiraja sebenarnya sempat memperoleh peluang melalui Djakardja Traore Gillardinho, tetapi upaya tersebut belum menghasilkan gol. Di sisi lain, PSPS beberapa kali mengancam gawang Andriyas Francisco.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan skema bola mati yang dibangun PSPS.

Gol tersebut berawal dari tendangan bebas Muhammad Reza Kusuma yang diteruskan Luiz Henrique Santana kepada Gamaroni. Penyerang asal Brasil itu kemudian menyundul bola ke gawang Persiraja.

Belum sempat Persiraja membangun respons, Gamaroni kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-39, ia kembali mencetak gol melalui sundulan.

Bola sempat ditepis penjaga gawang Persiraja, tetapi wasit memutuskan bola telah melewati garis gawang. PSPS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Persiraja mencoba meningkatkan tekanan. Pelatih Jaya Hartono melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memperkuat permainan tim.

Upaya Laskar Rencong akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Gol Persiraja dicetak Djakardja Traore Gillardinho melalui situasi kemelut di depan gawang PSPS. Gol ini melalui sundulan setelah memanfaatkan bola dari situasi sepak pojok.

Skor berubah menjadi 2-1 dan Persiraja mulai memiliki momentum untuk mengejar gol penyama kedudukan.

Setelah memperkecil ketertinggalan, Persiraja terus berusaha mencari gol kedua. Permainan menjadi lebih terbuka karena PSPS juga tidak sepenuhnya bertahan dan beberapa kali mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik.

Pada menit-menit akhir, Persiraja mendapatkan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol penyama.

PSPS juga sempat memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan. Namun hingga tambahan waktu empat menit berakhir, tidak ada gol tambahan.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang dan memastikan PSPS Pekanbaru menang 2-1 atas Persiraja Banda Aceh.

Jaya Hartono Soroti Lini Belakang Persiraja

Pelatih Persiraja Banda Aceh Jaya Hartono mengakui persoalan disiplin di lini belakang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan timnya kebobolan dua gol pada babak pertama.

Evaluasi tersebut penting karena Persiraja harus mengejar ketertinggalan dua gol setelah turun minum. Meskipun mampu memperkecil skor, Persiraja tidak berhasil memanfaatkan momentum untuk menyamakan kedudukan.

Sebelum pertandingan, Persiraja sebenarnya datang ke Pekanbaru dengan target membawa pulang poin.

Manajer Persiraja Ridha Mafdhul alias Gidong mengatakan tim membawa 23 pemain dan menargetkan kemenangan setelah kehilangan poin pada laga perdana di kandang. Target tersebut ternyata belum tercapai.

Kekalahan di Pekanbaru membuat Persiraja mengawali musim 2026/2027 dengan dua hasil negatif.

Pada laga perdana, Persiraja kalah 0-1 dari Semen Padang FC di Stadion H Dimurthala. Selanjutnya, mereka kembali kalah 1-2 ketika bertandang ke markas PSPS. Dengan demikian, Persiraja belum mengoleksi poin setelah dua pertandingan.

Sebaliknya, kemenangan atas Persiraja menjadi tiga poin perdana bagi PSPS Pekanbaru setelah sebelumnya kalah 1-2 dari PSIS Semarang pada pertandingan pembuka.

Susunan Pemain

PSPS Pekanbaru: Dicky Agung Setiawan; Luiz Henrique Santana Motta, Matheus Henrique Machado de Santana, Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho, Muhammad Reza Kusuma, Asir, Pramudya Dwi Trenady, Fahran Darwan, Alfin Ismail Tuasalamony, Vieri Donny Ariyanto, Dimas Wicaksono Putra Rahman.

Pelatih: Akhyar Ilyas.

Persiraja Banda Aceh: Andriyas Francisco; Muharir, Indra Arya Perceka Wiguna, Djakardja Traore Gillardinho Junior, Martin Nicolas Chavez Garcia, Jayus Hariono, Faris Adit Saputra, Aditya Angga Saputra, Mohammad Fazri, Rangga Bolang, Muhammad Risky Safri.

Pelatih: Jaya Hartono.