Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Juara MTQ Nasional

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memberikan bonus yang layak kepada para peserta asal Banda Aceh yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Selain bonus, Irwansyah juga meminta Pemko Banda Aceh mempertimbangkan pemberian beasiswa bagi para peserta berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Ia turut meminta pemerintah menyiapkan penyambutan yang layak bagi para kafilah saat kembali ke Banda Aceh. Menurutnya, prestasi yang telah diraih patut mendapat penghormatan dan apresiasi dari pemerintah maupun masyarakat.
“Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ujar politisi PKS tersebut, Ahad (20/9).
Kepada Pemerintah Aceh, Irwansyah juga meminta agar seluruh kafilah Aceh mendapat perhatian khusus. Karena torehan prestasi tahun ini sangat membangggakan.
“Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan, dan patut dihargai, diapresiasi setimpal, dunia akhirat soalnya. Apakah bonus umrah, bonus dana, atau mungkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah buat mereka” beber Irwansyah.
Secara khusus, Irwansyah menyampaikan kebanggaannya kepada anggota kafilah asal Banda Aceh, yakni Habibul Hamiz, warga Tibang, yang berhasil meraih juara II cabang tilawah anak-anak.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kayyisa Farras, anggota Fahmil Quran Putri, yang turut mengantarkan Aceh meraih juara I nasional pada cabang tersebut. Menurutnya, prestasi itu menjadi catatan tersendiri setelah sekitar 45 tahun cabang Fahmil Putri diperlombakan.
Kayyisa merupakan putri dari Kepala KUA Kuta Alam Banda Aceh, Ustaz Martoni, yang berdomisili di Pango Deah, Ulee Kareng.
“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,” ungkapnya.
Irwansyah mengatakan, para kafilah harus mendapatkan penyambutan dan penghormatan yang layak ketika kembali ke Banda Aceh. Ia juga berharap pemerintah memberikan apresiasi berupa bonus serta mempertimbangkan beasiswa bagi peserta yang masih berstatus pelajar.
“Saya ingin mengucapkan selamat datang kembali ke Banda Aceh kepada para kafilah. Kita berharap, ketika mereka kembali nanti, pemerintah dapat memberikan penghormatan dan penyambutan yang layak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irwansyah meminta agar pembinaan kafilah dilakukan secara berkelanjutan sehingga prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.
Menurutnya, pembinaan tersebut perlu didukung kolaborasi dengan dewan pelatih yang berkualitas. Pemerintah juga diharapkan dapat mencari dan merekrut tenaga pelatih kompeten guna meningkatkan kemampuan para peserta.
Ia berharap Banda Aceh mampu meningkatkan prestasinya pada MTQ Aceh mendatang. Jika sebelumnya berhasil meraih juara II, ke depan Banda Aceh diharapkan dapat bersaing untuk meraih gelar juara umum.
“Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat,” pungkasnya.