Prof Fakhri Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Komunikasi Dakwah

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mencatatkan sejarah baru dalam penguatan mutu akademik. Mantan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Prof Dr Fakhri SSos MA resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Komunikasi Dakwah pada Rapat Senat Terbuka Angkatan VIII di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Selasa (22/9/2026).

Pengukuhan ini menandai pencapaian puncak karier akademis Prof Fakhri setelah bertahun-tahun mendedikasikan diri dalam dunia pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat, khususnya dalam pengembangan literasi komunikasi islam dan strategi dakwah modern.

Pengukuhan dilakukan oleh Staf Ahli Menteri Agama Faisal Ali Hasyim yang mewakili Sekjen Kemenag RI Kamaruddin.

Prof. Fakhri tidak sendiri. Ia dikukuhkan bersama delapan interseptor tangguh lainnya, menjadikan total sembilan guru besar baru yang dikukuhkan secara serentak dalam satu hari.

Lonjakan signifikan ini menjadi bukti keberhasilan program akselerasi profesor yang dicanangkan oleh manajemen universitas.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr M Yasir Yusuf MA dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pengukuhan massal ini.

Ia menyebutkan bahwa transformasi SDM di UIN Ar-Raniry melaju sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada tahun 2022, jumlah guru besar aktif di UIN Ar-Raniry hanya berjumlah 22 orang. Hari ini, dengan dikukuhkannya sembilan profesor baru termasuk Prof Fakhri, jumlah total guru besar kita telah genap mencapai 65 orang di akhir masa jabatan rektor periode 2022–2026,” ujar Prof Yasir Yusuf di hadapan para anggota senat dan tamu undangan.

Fokus Komunikasi Dakwah di Era Kontemporer

Sebagai pakar di bidang Komunikasi Dakwah, Prof Fakhri dikenal luas memiliki komitmen tinggi terhadap relevansi metode dakwah di tengah disrupsi digital.

Melalui rekam jejak akademisnya, beliau konsisten mengkaji bagaimana pesan-pesan keagamaan dapat dikemas secara efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi tanpa kehilangan substansi nilai syariat.

Hadirnya Prof Fakhri sebagai Guru Besar baru diharapkan mampu membawa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta UIN Ar-Raniry secara umum, ke tingkat pencapaian yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.

Acara Rapat Senat Terbuka ini ditutup dengan pemberian selamat dari jajaran pimpinan universitas, kolega, perwakilan instansi pemerintahan, serta keluarga besar para guru besar yang dikukuhkan.