Heri Julius dan Raji Firdana Dicopot, DPP NasDem Tunjuk Yunardi Natsir dan Furqan Firmandez Jadi Sekretaris dan Bendahara NasDem Aceh

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem kembali melakukan perombakan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh.
Dalam susunan terbaru, posisi Sekretaris DPW NasDem Aceh yang sebelumnya dijabat Heri Julius kini dipercayakan kepada Yunardi Natsir.
Sementara posisi Bendahara DPW NasDem Aceh diisi Muhammad Furqan Firmandez menggantikan Muhammad Raji Firdana.
Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem tertanggal 15 September 2026. Meski terjadi pergantian pada dua posisi strategis, posisi Ketua DPW NasDem Aceh tetap dijabat Irsan Sosiawan Gading.
Dengan demikian, susunan inti DPW Partai NasDem Aceh berdasarkan SK terbaru adalah:
Ketua: Irsan Sosiawan Gading
Sekretaris: Yunardi Natsir
Bendahara: Muhammad Furqan Firmandez
Perubahan ini sekaligus mengakhiri posisi Heri Julius sebagai Sekretaris DPW NasDem Aceh dan melengserkan Raji Firdana dari Bendahara NasDem Aceh.
Yunardi Natsir Dipercaya Jadi Sekretaris
Yunardi Natsir kini mendapat mandat untuk mengisi posisi Sekretaris DPW NasDem Aceh.
Sebelum dipercaya sebagai sekretaris, Yunardi tercatat juga berada dalam struktur kepengurusan NasDem Aceh yakni sebagai salah satu wakil ketua DPW NasDem Aceh dengan bidang Lingkungan Hidup.
Penunjukan Yunardi membuat posisi sekretaris DPW kini beralih kepada kader yang sebelumnya juga berada dalam struktur kepengurusan wilayah.
Selain pergantian sekretaris, DPP NasDem juga mengubah posisi bendahara. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Muhammad Furqan Firmandez.
Furqan bukan figur baru di lingkungan NasDem Aceh. Dalam Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota DPRA dari Dapil Aceh 1.
Ia juga memiliki pengalaman dalam organisasi kepemudaan dan struktur Partai NasDem. Furqan juga pernah menjabat Ketua Umum BPD HIPMI Aceh, Wakil Ketua KNPI Aceh, Wakil Bendahara Umum DPP Garda Pemuda NasDem serta Ketua DPD Partai NasDem Aceh Besar. Muhammad Furqan Firmandez juga tercatat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Aceh Besar
Di tengah perubahan tersebut, posisi Irsan Sosiawan Gading sebagai Ketua DPW NasDem Aceh tetap dipertahankan.
Irsan sebelumnya ditunjuk menggantikan Teuku Taufiqulhadi sebagai Ketua DPW NasDem Aceh melalui SK DPP NasDem Nomor 33-Kpts/DPP-NasDem/III/2024 tertanggal 14 Maret 2024.
Perubahan terbaru dengan demikian lebih banyak menyentuh jajaran sekretariat dan keuangan partai, sementara posisi ketua wilayah tetap berada di tangan Irsan.
Ketua DPW NasDem Aceh Irsan Sosiawan membenarkan adanya perubahan kepengurusan tersebut.
Menurut Irsan, perubahan struktur merupakan bagian dari dinamika organisasi partai politik. Ia menyebut penyegaran diperlukan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kerja-kerja organisasi di tingkat wilayah.
“Perubahan kepengurusan ini adalah hal lumrah dalam organisasi partai politik sebagai upaya penyegaran dan penguatan struktural, khususnya dalam menghadapi dinamika politik wilayah ke depan,” ujar Irsan Sosiawan, Rabu (23/9/2026).
Irsan juga menyampaikan apresiasi kepada Heri Julius dan Raji Firdana atas pengabdian dan dedikasinya selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris dan Bendahara DPW NasDem Aceh.
Ia berharap jajaran pengurus baru dapat segera bekerja dan melakukan konsolidasi internal.
Yunardi Natsir membenarkan dirinya telah menerima amanah sebagai Sekretaris DPW NasDem Aceh. Ia mengatakan SK tersebut telah diterimanya dan berlaku sejak 15 September 2026.
“Benar. Sekarang saya diberi amanah oleh DPP sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh. SK saya sebagai sekretaris sudah saya terima dan terhitung sejak 15 September 2026,” kata Yunardi.
Yunardi juga mengungkapkan bahwa sebelum ditetapkan DPP, dirinya terlebih dahulu dimintai kesediaan oleh Ketua DPW NasDem Aceh, Irsan Sosiawan. Sebagai kader partai, Yunardi menyatakan siap menerima tugas tersebut.
Heri Julius Hormati Keputusan Partai
Heri Julius juga membenarkan adanya informasi mengenai pergantian dirinya dari posisi Sekretaris DPW NasDem Aceh.
“Ya, katanya demikian, tapi belum dapat SK resminya,” kata Heri, Rabu (23/9/2026).
Heri menyebut perubahan struktur tidak hanya menyangkut jabatan sekretaris, tetapi juga posisi bendahara DPW NasDem Aceh.
Meski tidak lagi menjabat sebagai sekretaris wilayah, Heri mengatakan tetap menghormati keputusan partai. Ia juga menegaskan akan tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRA.